Just another Fanfiction For You – ♥ 당신을 사랑합니다 모두 ♥

Archive for November, 2010

Follow Your Soul ~ Chapter 1

Starring Cast :
.Choi Soo Young
.Cho Kyu Hyun

Hujan turun dengan tenangnya. Seorang yeoja tinggi dengan terusan putih menatap langit yang meluruh menurunkan rintikan air. Matanya terlihat menerawang, ditangan kanannya sebuah plastik belanja tergantung. Yeoja itu menghela napasnya, matanya perih sekarang. Ia memandang gelang yang terpasang indah di pergelangannya.
“lagi-lagi”ucap namja didepannya,yeoja itu mengangkat wajahnya dan menatapnya. Sebuah senyuman mengukir wajahnya.
“kau menangis lagi, ayo pulang” ia menarik tangan yeoja itu dan berjalan pelan, hujan yang tadinya turun kini menghilang tergantikan dengan sinar mentari yang mulai mencolok
“kau kembali”

Sooyoung POV
Aku terbangun, sinar matahari masuk melewati celah sempit jendela membuat mataku perih. Aku melihat sekelilingku.
sepi.
ternyata memang mimpi.
Dengan malas aku berjalan menuju westafel,mencuci mukaku dan menggosok gigiku. Setelahnya aku kembali berjalan,aku lapar.
“sudah bangun?”
sebuah suara terdengar begitu dekat,aku melihat seorang namja menggunakan celemek biru mudanya ditangannya sepiring makanan siap untuk disantap
“kau?”
aku tak percaya menatapnya,aku berjalan kearahnya dan menyentuh wajahnya dengan tanganku.
hangat.
ia tersenyum.
aku memeluknya dan ia membalas pelukanku.
“ini bukan mimpi kan?”
kurasakan ia mengangguk
“jika ini mimpi,biarkan aku tertidur selamanya”
“baiklah, cukup choi sooyoung sekarang kau harus makan, dan jangan mulai bicara yang melantur lagi. Lihat badanmu yang kurus itu bertambah kurus hanya ada tulang saja. karna itu cepat duduk dan kita habiskan ini”
“ya! Cho kyu–“
“sudah duduk saja”ucapnya sambil mengeluarkan senyuman hangat yang ia miliki.

Selesai sarapan kami berjalan keruang tengah.aku duduk dilantai dan kulihat kyu mengambil pemutar klasik dari rak dan menunjukan piringan hitam sambil tersenyum lagi.
“tak lagi kyu”
“satu lagu”
dia memasangkannya dan aku menatapnya menerawang. ia tersenyum dan melihatku.
Berdiri dan mulai bernyanyi.
Aku menelangkupkan wajahku keatas kedua lututku yang kutekuk, tanganku memeluk lututku sendiri. Apa ini nyata?

Kyuhyun POV

Wajahnya tak seperti biasa,binar kebahagiaan tak lagi tersirat di wajahnya. Aku ingin berteriak di hadapannya mengatakan aku ada disini, ia memandangku tapi aku tak merasakan kehangatan lagi didalamnya. Seakan jiwanya tak ada disini. Ia memang memelukku tapi itu tak solid.
Sooyoung apa yang harus kulakukan sekarang?
Aku hanya ingin kau tersenyum lagi. Apa aku salah?

TBC —

Iklan

Broken strings~ chapter 3



Staring cast     :

  • Kim Ki Bum
  • Im Jin Ah
  • Lee Jin Ki
  • Lee Ju Yeon

 

~But  you broke me, Now I can’t feel anything~

Jinki POV

“ kenapa kau datang? “ aku melihat Ju yeon yang lain dari biasanya. Ia menjadi sangat sensitive sekarang, kulihat raut wajahnya yang sekarang menjadi sangat dingin.

“ aku, datang untuk meminta maaf “

“ ahjussi apa kau tak tahu karena mu ahjumma mengalami depresi berat hingga ia bunuh diri. Dan karena kau Jin Ah hidup sendirian sekarang kau bisa datang kembali kemari dan, apa yang kau lakukan? Kau membuatnya masuk ke UGD” ucapnya “ mian, bisakah kau pergi sekarang “ ucapnya dan ahjussi itu pergi dengan tatapan sedih. Ahjussi itu pergi dan aku memandang Ju Yeon sekarang, wajahnya memerah dan ia menahan isaknya. Aku mendekatinya dan memeluknya. Ia menangis kencang, dan aku hanya bisa menenangkannya sedikit.

“ ada apa? “ tanyaku setelah ia bisa sedikit tenang.

“ Jin Ah, ia sakit Jinki. Fisik dan mentalnya “

“ mworago? “

“ jangan katakan ini pada ki bum, berjanjilah. Jin Ah tak mau ia mengetahuinya “

“ nee, Ju Yeon tak akan kukatakan “

Jin Ah POV

Aku terbangun dari tidurku, bau obat-obatan dan putihnya dinding rumah sakit menghampiriku segera. Disampingku, kulihat ju Yeon tertidur disebelah Jinki. Wae? Ada Jin Ki disini? aku mencabut Infusku dan aku berjalan menuju Juyeon. Membangunkannya, ia menatapku dan aku tersenyum.

Kami berjalan menuju taman rumah sakit dan duduk di bangku taman. Kupandangi bintang yang bersinar diatas sana . sedikit dingin malam ini, sesekali kulihat Ju yeon bersin bersin.

“ aku jatuh lagi yah “

“ hum, begitulah, apa yang terjadi? “

“ orang itu—“

“ aku tahu, kau menerimanya kembali? “ tanyanya dan aku menggeleng

“ aku bisa bertahan sendirian “

“ Jin Ah ku yang manis, dasar kau babo “

“ hehe, Ju Yeon aku melihat Jinki disini, apa ia tahu? “ tanyaku was was

“ Mianhae, tapi ia berjanji tidak akan mengatakannya pada KiBum . aku yakin itu “

“ nee, gwenchana. Cepat atau lambat Ki Bum juga akan mengetahuinya “

“ Jin Ah, kau menyukainya ? “

“ nee, entahlah. Kurasa begitu “

“ euwh, temanku memang manis “ ledeknya dan aku hanya bisa tertawa mendengarnya. Aku tak membutuhkan Appa, karena disini aku memiliki Ju yeon dan Ki bum untukku.

Jinki POV

Aku terbangun, kepalaku berat. Aku melihat kesekelilingku. Tak ada Ju Yeon, dan tak ada Jin Ah kemana mereka. Kulihat jam tanganku, hampir jam 1 dan mereka tak ada disini, kemana mereka? Handphone ku berdering, kulihat layarnya. KI BUM? Aigoo aku lupa memberinya kabar

“ yeoboseyeo? “

“ Hyung kau dimana? “ ucapnya diseberang sana “ aku sudah menunggumu dari tadi dank au tak kunjung muncul “

“ ah, ki bum mian, sepertinya hari ini ku tak akan pulang. Ju yeon membutuhkan ku sekarang “

“ MWO??? Kau masih bersamanya? Kalian menginap bareng? “

“ jangan pikirkan sesuatu yang aneh-aneh. Aku tak seperti yang kau pikirkan. Ju Yeon tak enak badan dan aku menungguinya di rumah sakit “

“ ju yeon sakit? Loh tadi ia baik baik saja “

“ mana aku tahu “

“ kau bersamanya loh Hyung, Hyung kau tak berbuat apa apa padanya kan? “

 

(lebih…)


~ Banji ~ ( Just You My Love )

 

Starring Cast      :

  • Kwon Ji Young
  • Jo Hyobin

Others                  :

  • Jiro Wang (fahrenheit)
  • Shim Eun Soo
  • Cho Eunhee

 

This fanfic I made for my best Friend, and to keep my promise, made her a fanfition. So here we go.

I hope you like it,

Banji ~ inspired by the song – Tiffany Hwang and Haru.

After you read this fanfiction please leave your comment and don’t be silent reader.@( >-<)@

 

Author Side

“ kau makan dengan baik bukan disana? “ ucap seorang yeoja yang terpaku pada handphonenya. Ia menatap citra seorang namja yang benar-benar ia rindukan sekarang. Hampir sebulan mereka tak bertemu karena pasalnya sang namja tengah mengejar impiannya untuk menjadi seorang penyanyi tenar, ia Kwon Ji Young.

“ hehehe “ namja itu tertawa melihat yeoja dihadapannya “ wae gurae? Hum, aku sangat baik disini “ sahutnya sambil melihat yeoja itu dengan matanya yang menyejukan. “ hey apa kau makan dengan cukup? Kulihat kau semakin gemuk? Eh salah semakin kering. Pasti kau tak makan saking sibuknya melihat episode balon yang terbaru, aku heran padamu kau dulu tak menyukainya tapi sekarang kau begitu memujanya, ‘oh Balon’ ireohke “ ucapnya lagi sambil menirukan apa yang ia ingat. Yeoja itu hanya menyengir kuda dan gaje melihatnya.

“ yah! Kwon Ji young sudahlah.hentikan candaanmu sekarang “

“ hehe, hey—kau harus ingat yah, jika aku nanti akan terkenal seperti ia kau harus jadi fans setia dan nomor satu ku “

“ omo—apa apaan itu? Kau ini begitu percaya diri sekali kalau kau akan terkenal “

“ kaukan cukup berjanji saja, begitu saja apa susahnya? “

“ nee, nee,nee aku berjanji Oppa. Aku akan menjadi fans nomor 1 mu “ senyumnya.

** Banji **

Nuni busyeo sseotjyo areumda wotdeon nal

Uriye sarangeul yaksok haetjyo

Nan mogi me  Yeowa, amu mal mothan chae

Kkiwojun banji ye

Nunmulman tteol gwotjyo

*My eyes were dazzled,

It was a beautiful day we promised our love

I choked on my words and couldn’t say anything

Tears just flowed down on the ring

You put on my finger*

 

Setahun kemudian…

Korean Post (Kompast)

Kwon ji young (22) berhasil meraih award untuk kesekian kalinya tahun ini. Bersama anggota boybandnya ia berhasil mencapai rekor penjualan album terbaik di seluruh dunia. 1 milyar album terjual dalam seminggunya. Apa lagi yang kurang dari namja tampan ini? Ia pintar, memiliki suara emas, acting yang sangat bagus, namun sayang sampai sekarang belum ada yang bisa menemani Jiyong dalam kehidupannya.

Direncanakan bulan februari  mendatang Jiyoung akan memulai debutnya dalam dunia acting dengan memerankan tokoh Hanamichi sakuragi dengan lawan mainnya seorang aktris cantik pendatang baru, Cho Eun Hee.

 

Hyobin POV

Namanya Jo Hyobin, yeoja terpintar disekolahnya mempunyai saingan berat seorang yeoja bernama Shim Eunsoo. Merupakan yeoja terajin dan terteladan disekolah, benar-benar berbeda dengan saingannya  yang hanya bisa tidur dan makan. Untung saja saingannya itu memiliki otak jenius yang mendukungnya untuk bersekolah disini jika tidak sudah dipastikan ia hanya akan menjadi seorang tukang sayur dipasar yang hanya menjajakan dagangannya dipasar pagi. Biarpun mereka berdua bersaing dalam hal peringkat, kalian harus tahu jika mereka sangat dekat dikehidupan nyatanya.

Hyobin, begitulah ia dikenal. Ia cantik dan menarik, ia senang lari sambil mendengarkan music sambil mengelilingi monas dan searching foto balon balon di salon…

“Ah, ahni,bukan begitu, harusnya.. ia cantik dan menarik kehidupannya sempurna tapi hanya satu yang kurang ia tak mempunyai seorang yang special, seorang yang bisa diajaknya berbagi “ ketikku di notebook miniku. Fiuh, aku menghela napas memandang langit biru yang luas diatasku. Silau. Aku kembli menatap notebookku dan mulai menuliskan kata-kata yang mau kucurahkan lagi, baru saja aku mau menuliskan lanjutannya aku terganggu dengan seorang namja bodoh yang dari tadi mengarahkan kamera canon xlrnya padaku. “ Ya!!! Apa yang kau lakukan?” ucapku, berdiri dari bangku dan berjalan kearahnya. Aku menatapnya dan ia tersenyum

“ tak ada “

“ gotjimal “

Ia memberikan kameranya padaku dan aku langsung mengutak atiknya. Astaga, hanya ada foto secangkir tea yang terletak di meja tempatku tadi. Aku merasakan wajahku yang memerah, aku mengembalikan kameranya segera dan langsug membungkukan badanku dan meminta maaf. Aigoo, bodohnya aku ini. Aku langsung kembali ketempatku. Ponselku berdering.

Jiyoung Oppa~

Melihat namanya muncul dilayar aku langsung saja menekan tombol hijau di handphoneku.

“ Oppa “ ucapku ceria menatap wajahnya yang sekarang

“hyobin-ah, maaf baru bisa menghubungi mu “

“ gwenchana oppa “ sahutku melihatnya, wajahnya terlihat sedikit lelah “ apa oppa beristirahat dengan cukup? Kau terlihat lelah “

“ iya, sedikit kurang istirahat karena aku selalu mengingat kau “ tawanya

“ gombal “sahutku padanya, sedikit kulirik namja xlr itu, ia masih disana dan masih tersenyum. Astaga, akukan jadi sedikit terganggu.

“ hehe, kau sedang dimana? “

“ blue café, tempat biasa. “

“ hoo, apa kau sudah menyelesaikan novelmu? “ sahutnya dan aku menggeleng

“ aku masih bingung mau buat tokoh utama namjanya seperti apa “

“ aku saja, aku yang menjadi tokoh utamanya disana. Bagaimana? Jangan si balon mulu yang kau pakai. Aku heran tunanganmukan aku bukan si balon. Ingat balon sudah punya Eunsoo “

“ ya!! Opaa, bukan eunsoo. Eunsoo hanya adiknya Oppa. Ingat! Lagipula Eunsookan punya Kibum, dan lagi hey sejak kapan kita tunangan? “ sahutku, aku melihat jari manis ditangan kiriku. Sebuah cincin perak melingkar disana. Pemberian Jiyoung Oppa saat aku lulus sekolah menengah.

“ kau itu—“ kulihat ia melihat kearah lain dan wajahnya berubah seketika “ ah, aku memberikan kau cincin itu sama saja dengan kita tunangan “

“ keundae, Oppa—“

“ ah, Hyobin sudah dulu yah, manajer memanggil. Dah “

“ ya! Oppa? “

Huft, lagi lagi ia memutuskan telponnya begitu saja. Aku kembali menatap langit biru diatas sana. Kapan aku akan bertemu Jiyoung Oppa lagi, 3 tahun kami tak bertemu. Aku masih termangu sampai saatnya aku kaget saat sebuah tangan menarik tanganku untuk ikut berlari menuju arah yang ia inginkan.

“ YAAA!!!! KAU “ sahutku, akhirnya ia berhenti juga. Ia menatapku dan tersenyum. Astaga namja ini benar benar

“ can you help me agaeshi? “ sahutnya dengan bahasa Inggris yang belepotan

“ hah? “

“ I’m from china and I don’t know where the place with beautiful place. Can’t you help me? “

Aku hanya bisa melongo melihatnya, astaga. Jangan bahasa inggris, terakhir kali aku hanya mendapatkan nomor rosi di ulanganku saat aku kelas 3 beberapa tahun yang lalu. Ah, ia mengatakan China bukan tadi?

“ kau ingin mencari tempat dengan pemandangan yang indah? “ sahutku dalam bahasa China. Hua, untung Eunsoo pernah mengajariku basic basicnya.

“ kau mengerti bahasaku? “

“ tak penting, jadi kau ingin aku membantumu untuk mencari tempat dengan pemandangan yang indah? benar? “ sahutku dan ia tersenyum.

“ Jiro Wang “

“ ah, Jo Hyobin “ sahutku, yah sepertinya lebih baik aku mengantar orang ini saja. Hitung-hitung sebagai permintaan maafku karena telah mencurigainya tadi

 

JiYong POV

Aku berjalan kembali ketempat tempat dimana aku berjalan, duduk dan beristirahat tadi. Menggerepe jalanan (?) dan meneliti semua tempat. Dimana sebenarnya benda itu berada. Aku bisa saja dibunuh Hyobin jika ia tahu aku menghilangkan barang penting ini. Ah~~~ aku bingung setengah mati mencarinya. Dimana sih sebenarnya benda itu.

“ jiyong? Mencari apa kau? “ sahut seorang gadis, ah ia Cho Eunhee.  Lawan mainku di drama terbaruku. Playing pul kis (??).

“ ah, mencari cincin. Ya cincin. Apa kau melihatnya? Bentuknya seperti ini “ sahutku menujukan sebuah foto. Didalam foto itu aku sedang bersama Hyobin yang menunjukan cincin kembar dijari kami. Eunhee mengangkat alisnya dan melihatku.

“ Adikmu? “

“ hah? “

“ ini “

“ ahni, bukan dia—“

“ YA KWON JI YONGKEMANA SAJA KAU? “ teriak hyun jung, ah bocah ini. Musuhku. Dasar Balon gas

“ ada apa? “

“ kau dicari PD, dan sedang apa kau disini bersama Eunhee hanya berdua saja? Kau mau para netizen mulai—“

“ ya! Berhentilah bicara balon. Eunhee aku pergi dulu, jika kau melihat cincinnya beritahu aku “

“ nee—“

“ waw, kalian bahkan mau bertukar cincin? “

Aku berjalan mencari PD sambil terus mencari sebuah cincin dijalanan. Yah siapa tahu ketemu. Aku membuka flip ponselku, kulihat foto hyobin yang tersenyum bahagia. Yah, cincin itu harus kutemukan.

 

Hyobin POV

Kami berjalan dibukit penuh hamparan bunga aster. Sudah lama aku tak kemari, aku berlari kecil sambl menenteng buku ditanganku. Ah~ segarnya. Aku memetik beberapa bunga dan merangkainya, sudah lama aku tak merangkai bunga ini. Terakhir kali aku merangkai dan kemari seingatku setahun sebelum kami lulus. Yah, aku ji yong oppa dan eunsoo berpisah untuk melanjutkan karir masing masing. Hah, walaupun dengan jiyong oppa aku tak pernah bertemu belakangan ini tapi setidaknya setahun sekali kami bertemu. Yah, ia terlalu sibuk sekarang. Bicara tentang bertemu, aku ingat besok aku akan bertemu dengannya.

 

Aku melihat kearah Jiro, ia memotret pemandangan sekeliling, hah baguslah jika ia menyukainya jika tidak aku bingung akan membawanya kemana lagi.

“ hey “ panggilnya dan aku melihat kearahnya

‘ceklek’

“ ya!!! Fotoku mahal “

“ kenang kenangan “ sahutnya sambil berjalan turun dan kembali memotret sekeliling, aku tersenyum. Yah dia manis juga “ tempat yang indah “ sahutnya dan aku tersenyum

 

Author POV

Berjam jam berlalu lamanya sejak hyobin mengajak jiro berkeliling mencari tempat yang memliki pemandangan indah. semakin malam. Mereka memutuskan untuk menghentikan kegiatan itu. Jiro menatap langit jingga diatasnya, ia mengangkat tangannya dan memandanginya dibawah sinar redup matahari.

“ hey, bisa kita foto bersama satu kali? “ sahutnya sambil menarik hyobin kedekatnya dan mengambil satu gambar.

Hyobin menatapnya garang, yah! Mau foto setidaknya ijinkan ia berdandan sedikit. Sahut hyobin dalam hati. Jiro tersenyum sambil berjalan menuju stasiun.

“ baiklah dimana tempat cetak tercepat? “

jiro memandang kereta dengan tujuan ilsan-seoul yang hampir tiba. Disebelahnya hyobin terlihat sibuk menatap layar ponselnya dan menggutak atiknya.

‘para penumpang jurusan ilsan-seoul diharapkan bersiap, dan berdiriah di belakang garis hijau untuk keamanan’

Kereta putih iu berhenti dihadapan Jiro. Jiro menatap Hyobin yang masih sibuk, ia mengeluarkan kameranya lagi. Ia merogoh saku jaketnya dan mengeluarkan sebuah amplop coklat berukuran cukup besar .

“ ya! “ sahutnya

“ ya? Ah keretanya sudah datang yah “ sahut gadis itu, Jiro tersenyum. Ia memberikan amplop itu dan hyobin mengambilnya ragu

“ terimakasih mengantarku “ sahut Jiro dan Hyobin tersenyum. Jiro melangkah menuju pintu kereta dan masuk . ia membalikan tubuhnya dan menatap hyobin sambil melambaikan tangannya. Perpisahan memang selalu datang.

 

Hyobin POV

Jiro memberikanku sebuah amplop berukuran cukup lebar, aku mengambilnya dari tangannya dan ia melangkah menuju kereta dan kereta mulai berjalan pelan. Ia tersenyum dan melambaikan tangannya.

“ GAMSAHAMNIDA JO HYOBIN SSHI” teriaknya. AHHHH`~ dia tahu bahasa koreakah???

Aku tersenyum melihatnya dan membalas lambaiannya

“ HATI HATI JIRO WANG “ teriakku

Keretanya sudah menghilang dari hadapanku meninggalkan deburan debu yang tersisa. Aku menatap amplop ditanganku lagi, apa isinya?

Aku berjalan menuju halte menunggu busa datang dan aku bisa berendam air hangat.

Tak lama bus datang dan aku mencari tempat kosong untuk mengistrahatkan kakiku sejenak. Aku mengeluarkan benda didalam amplop itu, aku menatapnya kaget.

“ astaga “

 

Author POV

Hyobin menatap lembaran foto ditangannya. Semua foto tentangnya, dari ia sedang menatap laptop mininya hingga ia erlari dan memakan es krim di taman tadi. Hyobin menatap langit gelap diluar, dari kaca bus ia menatap taburan bintang sambil tersenyum. Jiro, namja aneh yang memiliki senyuman indah.

 

Eodum sok wero un

bicheul ilheun byeol cheoreom

Like a lonely star

That’s lost its light in the darkness

*** BANJI ***

“ ya Jo hyobin apa yang kau lakuakan? “ teriak eunsoo ditelpon

“ apa yang kulakukan? Tentu saja aku sedang makan dank au tahu aku sedang mengunyah sepotong pizza mini, kau mau? “

“ arghhh, kau gila sudah melihat berita terbaru tentang Jiyoung? “

“ nee sudah ada apa? “ sahutnya ceria

“ ya! Kau senang sekali?”

“ tentu saja, jiyoung hebat sekali bukan?”

“ ya apa maksudmu? Kau bilang jiyoung yang berselingkuh itu bohong? “

“ MWO?”

“ buka allkpok dan hubungi aku lagi jika kau ingin berbicara atau mensharing sesuatu “

 

‘klik’

Hyobin menatapponselnya, sebenarnya ada apa dengan eunsoo?

 

Jiyong POV

Aku berlari menuju pertokoan dan took perhiasan yang masih buka jam segini, aku benar benar tak menemukan cincicn itu. Aku hampir menangis jika membayangkan hyobin yang akan memarahiku dan memukuliku nantinya jika ia ahu aku menghilangkan cincin itu dan lebih parahnya, bagaimana jika ia tahu tentang gossip sialan itu!!! Aku masih bisa terima jika ia marah tapi apa yang akan aku lakukan jika ia memutuskan untuk peri meninggalkanku!!! Bisa bisa aku hara-kiri dihadapan para netizen. Agar mereka puas.

 

Aku lelah dan memutuskan beristirahat sejenak sudah berjam jam aku mencarinya dan tak menemukan cincin yang sama persis seperti punyaku yang hilang dan aku kaget saat aku bersender aku melihat kilauan cahaya diselahku. Sebuah cincin pasangan dan itu sama dengan yang kumiliki. Aku tersenyum dan melangkahkan kakiku kedalam toko itu.

“ bisa lihat cincin yang ini?”

 

Author POV

Hyobin menatap layar laptopnya tak percaya.

‘Kwon Jiyong dating Cho Eunhee’

Walaupun mereka belum mengklarifikasikan hubungannya ini namun kami yakin jika mereka terkena cinlok saat memainkan peran mereka didrama terbaru mereka. Bagaimana? Mereka terlihat serasi bukan? Akhirnya leader muda ini memiliki yeoja chingu juga.

 

Hyobin menatap akhir kalimat itu dengan pandangan tak percaya, ia berkali kali mengulang membaca 2kalimat terakhir itu. Apa maksudnya semua itu?

 

Esok harinya

Hyobin menyiapkan dirinya dengan tenang. Ia berdandan dan menelpon jiyoung untuk menjemputnya distasiun karena ia tak tahu jalan disana.

 

Jiyoung POV

Aku menyiapkan rangkaian bunga mawar ditanganku dan aku sudah berdandan habis habisan menunggu gadis itu, yah gadis yang kucintai. Aku menatap sekeliling, sedikit gugup untuk bertemu dengannya hari ini.

Kulihat ia turun dari tangga dengan terusan putih. Aku tersenyum, berjalan mendekat kearahnya.

“ Long time no see chagi “ sahutku dan ia tersenyum.

Aku memberikan bunga ditanganku dan ia menerimanya dengan senyuman yang indah.

 

Hyobin POV

Aku menerima bunganya dengan bak dan penuh senyum, hah. Ia sangat tampan hari ini. Kami berjalan dipiggiran kota dan masuk kedalam restoran jepang. Aku meletakan bunga disampingku dan kutatap jiyong dalam. Aku menghela napas, mengeluarkan ponselku da menujukan kearahnya.

“ baiklah kwon jiyoung apa yang akan kau jelaskan? “ sahutku

Dia menatapku kaget

“ itu—“

“ Jiyong? “ panggil seseorang dan aku kaget melihatnya Cho Eunhee.

“ GYAAA,,, BENAR ITU KWON JIYOUNG DAN ASTAGA ADA EUNHEE JUGA?” semua pengunjung mulai hiseris dan menjempretkan kamera ponselnya.

“ apa yang kaulakukan “ sahutnya

Semenit kemudian,

Seorang wartawan datang mengunjungi kami. Astaga aku tak bisa tenang

“ Jiyong kau dan eunhee? “ Tanya wartawan itu, aku menatapnya tak percaya,jiyong menatap mereka kesal dan menarik tanganku dan membawaku keluar dari sana. Kulihat sekarang eunhee dikerubungi banyak wartawan dan ia terlihat kewalahan.

 

‘AAARRRRGHHHH’ teriak jiyoung

“ ada apa sebenarnya? “

“ gossip murahan, apa apaan itu! Siapa yang memulainya akan kutuntut ia “ sahutnya stress. Aku yang tadinya mau marah langsung meredam kemarahanku dan memeluknya

“ kau tak ada apa apa dengannya bukan “

“ tentu saja “ sahutnya “ maafkan aku “

“ nee “

 

Keesokan harinya, berita besar itu muncul disetiap media dengan judul

“ JIYOUNG BERSELINGKUH DAN EUNHEE MEMERGOKI MEREKA,APA YANG TERJADI?APA MEREKA AKAN PUTUS” dan “BAGAIMANA NASIB PASANGAN MUDA INI?’’

aku melempar kesal Koran dan semua tabloid dihadapanku. Tak adakah berita yang baik untuk kubaca???

Aku megambil ponselku dan menelpon eunsoo secepat mungkin.

“ bisa kita bertemu? “ sahutku

 

Sejam kemudian’

 

“ ada apa? “

“ kau sudah baca semua Koran “ dan ia mengangguk “ apa yang harus kulakukan? “

“ sabarlah, cobaan untukmu, susah memang memiliki pacar artis”

“ apa bedanya denganmu dan Kibum? “

“ hey, kibum itu pelukis you know “

“ apapun Soo, “

“ BERITA HANGAT KWON JIYOUNG AKAN MENGKLARIFIKASIKAN HUBUNGANNYA SAAT JUMPAFANS SIANG INI” teriak penjual Koran sambil mengangkat korannya tinggi tinggi.

“ WHAT??”

 

At 12 p.m

Author POV

Jiyoung menatap gugup semua orang dihadapannya, disebelahnya Eunhee duduk dengan tenang. Hari ini ia harus katakan yang sebenarnya. Ia tak mau kesalah pahaman ini berlanjut, ia tak bisa membiarkan hyobin memikirkan hal yang salah ini.

“ jiyoung apa kau benar pacaran dengan eunhee?”

“ apakah kau selingkuh?”

“ siapa selingkuhan mu itu?”

“ bagaimana jadinya hubungan kalian “

Semuanya bertanya dengan cepat. Kurasakan pening dikepalaku. aku menatap mereka semua tegas.

“ AKU dan EUNHEE tak ada hubungan apa-apa. Tolonglah kalian mengerti “

“ BOHONG” teriak 1 wartawan “ kau selalu terlihat didekat Eunhee dan kalian sangat akrab “

“ kami akrab karena kami lawan main tak lebih “ sahut Eunhee

“ tapi, eunhee kau pernah bilang kau memiliki pacar seorang actor sekaligus penyanyi bukan? “

“ yah itu benar “

“ dan itu adalah jiyong bukan”

“ tentu saja yang itu salah “ ucap eunhee “ pacarku bukan ia tapi seorang namja bernama Choi siwon“ sahutnya ceria dan seorang namja tampan muncul cepat disana dan semuanya menatap tak percaya.

Semua wartawan histeris dan mulai berisik lagi , sejumlah pertayaan muncul dan membuat jiyong mual dengan semua pertanyaan yang ditunjukan padanya dan eunhee. Jiyong menatap seluruh ruangan dan segala isinya dan ia kaget saat melihat dua yeoja yang tengah menarik napas dalam dalam dan menatapnya.

“ apa yang Eunhee lakukan! Ide bagus memang membawa pacar aslimu kesini tapi bagaimana denganku!” ucap jiyoung dalam hati. Ia tersenyum melihat mereka, ia memandang sekelilingnya dan sebuah ide muncul dibenakna. Ia menarik napas dan mulai angkat bicara.

“ Eunhee benar, pacarku bukan ia dan lagi, wanita itu — ia Pacarku yang sesungguhnya wanita yang kalian katakan sebagai selingkuhanku. hehe “ sahut Jiyoung cepat sambil tersenyum. Ia melihat sekelilingnya dan berlari dari sana menuju pintu keluar dan menarik seorang gadis dari sana. Semuanya menoleh dan secepat kilat mengambil gambar.

“ Inilah pasanganku yang sebenarnya, penulis terkenal JO HYOBIN ‘’ teriak Jiyoung, semua wartawan melongo dan  mencoba mengejarnya namun pintu tertutup dan seorang gadis menatap mereka tajam.

“ tak ada yang boleh keluar dari ruangan ini “ sahutnya pedas menatap semua orang

“ KAU, SHIM EUNSOO? Pianis berbakat itu? Berita bagus!!!!”

 

Jiyoung berlari menggenggam tangan Hyobin dan tertawa lepas. Semua orang melihat mereka aneh.

Jiyoung berhenti dan menarik napas sejenak, dilihatnya Hyobin yang hampir pingsan karena lelahnya.

“ YA!!!KAU GILA”

“ HAHAHA, Aku Lega!!!” teriakku

“ kwon ji young kau bodoh sekali!!!!”

“ aku bodoh karena aku mencintaimu hyobin “ sahutku, aku merogoh kanton celanaku dan mengeluarkan kotak biru kecil dan membukanya.

Hyobin menatapku tak percaya…

 

(My love, jigeum sungani cheo gukin geojyo

Babo cheoroeom jakku, Haengbokhan nunmuri heulleo yo

Oneul tto naeil shigani gadedo

Geudaen Yeongwonhan nae anye boseok tjyo

My love, this moment is heaven

Like a fool, I keep crying tears of joy

Even if time flies today and tomorrow.

You will be my treasure forever.)

 

“ will you marry me Jo Hyobin “ sahutku disertai anggukan dan senyuman manis hyobin. Aku menggenggam tangan mungilnya, memeluknya.

Hari yang panjang dan berat namun akhirnya bisa kuakhiri dengan baik.

Aku menatap matanya dalam, mendekatkan wjahku dan menciumnya lembut.

Aku bisa mendengar semua orang berteriak histeris dan eunsoo mencoba menenangkan mereka dan menahan mereka .

Yah,Mianhae eunsoo-ah kau repot kali ini, tapi berbaktilah sedikit pada saudaramu yang imut ini. Haha

Aku kembali memeluknya dan mengangkat tubuhnya sedikit dan berputar, aku tertawa lepas dan hyobin berteriak ketakutan. Yah, aku bisa mendengar iringan melody cinta disekitarku.

“ KWON JIYOOOOOONG TURUNKAN AKUUUU”

 

(Sono hitomi ni mienai taisetsuna mono wo miseyou

Afureru ai no izumi ni

Omoi ha doko made mo fukaku toki wo koetemo

Ikiteyukureru sore ga

watashi no ai no uta

Let me show you the important things

that your eyes cannot see

in the overflowing fountain of love everywhere

my wishes dearly even exceeding time can live on

that is my song of love)

Itooshikute

Ureshikute

Kanashikute

Setsunakute

Kuyashikute

Modokashikute…ai no merody

Lovesick and

Happy and

Sad and

Painful and

Mournful and

Impatient… the melody of love

Kokia-Ai No Melody

 

The end~

Ne, bagaimana? Apa ceritanya aneh? Maaf jika benar benar aneh. Aku kehabisan ide untuk menulis cerita yang bagus. Mianhae Hyobin ah jika ini aneh dan tak sesuai harapanmu, kan aku sudah bilang aku tak berbakat menulis. Hehe~

Maaf ceritanya aneh yah, dan jujur aku saja berpikir cerita ini benar benar aneh.

Yak yang baca tolong komennya yah~~~

 

No Bashing~