Just another Fanfiction For You – ♥ 당신을 사랑합니다 모두 ♥

We Got Baby 8

“ Eomma, Appa… concaengnim menyuluh kalian datang besok, apa kalian bica?”

“ Nee? Memangnya Hyunie ada acara apa besok?”

“ Peltemuan olang tua, becok juga Hyunnie ada acala kuic di sekolah, kata ceoncaengnim Appa dan eomma halus datang dan ikut”

“ Mwo? Kuis? Tapi Hyunnie… Eomma sekolah besok, Kyu… Otte? “

“ Molla, sepertinya Minhyun ingin kita datang”

“ Nee… Nee… Appa dan eomma halus datang, cekalian Hyunnie juga mau menunjukan umpa hyunnie kepada cemua cemanku”

“ Uhm, nee… Baiklah, besok Eomma dan Appa akan ke sekolah Mihyun. Otte?”

“ Jincha Appa? Yaksok!”

“ Nee… Yaksokeyo”

“ Ssst… Kyu apa yang kau katakan? Kau ingat besok harus mengajar dan aku ada ujian yang harus kuselesaikan”

“ Sudahlah tak apa, libur saja sehari… kurasa itu tak masalah”

“ Tapi…”

“ Demi Minhyun…”

“ Ck, baiklah… “ ucapnya lemas “baiklah demi minhyun”

.

.

 

 

Title       : We Got Baby 8

Starring cast       :

  • Choi Soo young
  • Cho Kyu Hyun
  • Shim Chang Min
  • Kim Hyun Ah

Other cast           :

  • Jung Yun Ho

Genre                   : Romance, Family

Length                  : 10 MsW

Rating                   : PG 15

Author                  : Haku Rionkey (Eun Soo Shim)

Warning               : Bored fict, Typo(s)

.

.

Hari yang cerah menyelimuti kota seoul, masih menyisakan seorag gadis yang masih menggulung tubuhnya diatas kasur. Tak ingat jam yang sudah terlewat setiap detiknya. Masih sibuk dengan mimpinya hingga sebuah ketukan keras pintu kamar yang sedikit mengusiknya.

 

‘TOK…TOK…TOK..’

 

“ YA! CHOI SOOYOUNG, BANGUN”

“…”

 

Seorang namja tampan dengan rambut gelombangnya sibuk mengetuk keras pintu kamar itu.  Sesekali ia melihat kearah jam tangan dan kembali berteriak. Kesal karena yang ia bangunkan tak kunjung keluar, akhirnya ia sediki mendobrak pintu itu dan menghela nafasnya lelah saat melihat seorang gadis yang masih meringkuk memeluk tubuhnya diatas kasur diselimuti selimut. Menghiraukan cahaya matahari yang mulai meninggi.

Pria itu mengambil nafasnya dalam, sedikit menggulung kemeja panjangnya dan berjalan kearahnya. Menarik selimut baby blue dan mendekatkan dirinya kearah kuping gadis itu.

 

“ YA! CHOI SOOYOUNG BANGUUUUNNNNN!!! “

“ GYAAA!!!!”

Reflex singkat, Sooyoung terlonjak dari tidurnya, mendirikan tubuhnya dan menatap garang pada Kyuhyun yang membangunkan tidurnya. Hanya tatapan melecehkan yang terlihat dari Kyuhyun.

“ YA! Apa-apaan kau CHO KYUHYUN!”

“ Bangun, lihat jam sekarang… bersiaplah, kau berjanji pada Minhyun. Kita harus kesekolahnya, jadi sekarang mandi dan bersiap. Aku dan Minhyun menunggu di meja makan.”

“ Ya! Yang berjanjikan kau”

“ Demi MinHyun! Siapa yang mengatakannya?”

“ Ish.. Arraya!”

^^^^^^^^^

“ loh, Appa… kemana Eomma?”

Minhyun memandang sang ayah dengan tatapan tanyanya. Dia menggembungkan pipinya saat melihat sang Eomma ternyata tidak berada didekat Appanya.

“ Pasti celat bangun lagi… Eomma kebiacaan” ucap sang anak sambil menggelengkan kepalanya. Kyuhyun hanya bisa tersenyum simpul, berjalan mendekati anaknya yang tengah duduk siap didepan meja makan dan mengacak rambutnya gemas.

“ anak Appa tahu saja kelakuan eommanya yang babo”

“ isshhh, Appa! Kau menghanculkan lambut Hyun… Hyun jadi tidak tampan lagi “ ucapnya sambil mem-poutkan bibinya imut. Kyuhyun hanya bisa mengulum senyumnya. Ck, betapa senangnya ia memikirkan semua hal ini. kedatangan Minhyun memang membuat harinya berubah.

#####

Changmin menatap cemas raut wajah dua orang didepannya. Sesekali terlihat buliran keringan kecil mengalir dari wajahnya. Well, ia baru saja memperlihatkan foto Minhyun bersama dirinya dan Hyunah yang ia miliki di ponselnya. Dan sekarang ia tengah cemas menantikan jawaban dari dua orang didepannya yang wajahnya tak bisa ia tebak. Perasaannya mengatakan jika Mr.Jung memang ayah dari Minhyun, dan jika itu benar bukankah bagus jika Minhyun bisa bersama keluarganya lagi. Hanya saja, apa ia, Sooyoung, Kyuhyun, dan Hyunah akan senang jika nantinya akan terpisahkan dari anak kecil itu?

Changmin menggelengkan kepalanya cepat.

“ Ahni, bersama orang tua kandungnya adalah yang terbaik untuk Hyunie”  bisiknya

 

“ Changmin-sshi… “ Panggil Yunho

“ Nee, Tuan Jung?”

“ Bisakah kami menemuinya?”

“ Itu… “

“ Foto ini, apa ada yang lain?” tanyanya lagi

“ Yunnie, ini benar Uri yoogeun, tidak salah lagi aku mengenalinya Yunnie… tidah salah, ini—“

“ Boo, kita belum bisa memastikannya, bisa saja hanya mirip “

“ tidak Yunnie, aku tahu seperti apa anakku “

“ Jaejoongie—“

“ Jadi benar, kalian mungkin saja orang tua kandung Minhyun “ bisik Changmin menggangga menatap dua orang didepannya.

“ mwo? Changminnie, dimana anak kami? “ ucap Jaejoong menginterupsi. Jantungnya berdetak dengan cepat dengan mata yang membesar, Jaejoong menatap Changmin tak sabar.

“ Maaf, aku tak bisa memberi tahu kalian jika kalian ingin mengambilnya dan membawanya ke canada “

“ apa?”

“ Nee… Kurasa Minhyun nyaman tinggal bersama orang tuanya sekarang, dan kurasa Minhyunpun tak mau jika mereka dipisahkan, hanya saja—“

“ Orangtua? Bisa aku bertemu dengannya?” tanya Yunho “ hanya saja Apa?”

“ Uhm, hanya saja… Jika kalian mebiarkan Minhyun tetap disini mungkin akan lain ceritanya “

“ kita bisa membicarakannya lain waktu sekarang, bisakah kami menemuinya? Changmin-sshi, kami orang tua kandungnya. Kami berhak menemuinya “ ucap Yunho tenang, berbeda dengan Jaejoong yang begerak tidak jelas dan menarik tangan Yunho.

“ ck… baiklah, kita bertemu akhir minggu ini. otte?”

“ AHNI! Hari ini saja! “ teriak Jaejoong

“ Akhir minggu ini, atau tidak sama sekali…”

“ Tapi..”

“ Boo, dengarkan Changmin… “

“ ck,,, baiklah akhir minggu “

.

.

.

“ WAAAHHHH” hanya tatapan tak percaya dan ucapan kekaguman yang meluncur dari anak-anak dikelas apel. “ Ini umma dan appa Minhyunnie? Eomma Minhyunnie, Neomu yeoppooooooo~ “

Minhyun yang mendengarnya hanya bisa menaikan dagunya dan bertolak pinggang. Mengenalkan  orangtuanya adalah hal yang sejak dulu ingin ia lakukan dan sekarang semuanya terjadi. Sedangkan Kyuhyun dan sooyoung hanya bisa tersenyum menanggapi semua perkataan didepan mereka. Sesekali Kyuhyun hanya mengelus tengkuknya kaku, bingung apa yang harus ia lakukan dengan teman-teman Minhyun yang masih saja menatap mereka serta mengomentari mereka layaknya porselen indah yang tengah terpajang ditoko.

“ Nee… tentu caja Appa dan Umma Hyun tampan dan cantik, kalian tak lihat Hyunnya caja cudah cangaaat tampan cepelti ini, maca ayah dan ibunya jeyek, kan tidak mungkin” pede Minhyun. Sooyoung yang mendengarnya hanya bisa tersenyum kaku dan merutuki kenarsisan sang anak yang sudah dapat dipastikan menurun dari sang Appa. Kyuhyun.

“ ah, kalian wali dari Cho Minhyun. Nee? “ sebuah suara tiba-tiba menginterupsi mereka, membuat Kyuhyun dan Sooyoung menoleh dan mendapatkan seorang wanita cantik tengah menatap mereka.

“ Ah, nee… Annyeonghi… Saya Cho Kyuhyun dan ini Choi Sooyoung, kami wali dari Minhyun”

“ Annyeong. Saya Lee Ji Ah, wali kelas Minhyun. Terima kasih sudah menyempatkan waktu kalian untuk datang”

“ Nee…” ucap Kyuyoung kompak

“ Kalian sangat kompak, dan ah… kalian pasangan yang serasi,nah sekarang mari kita mulai acaranya. “ ucapnya lagi, tak sadar dengan Kyuyoung yang tengah ber-bushing ria. “ Nah, semuanya… Duduk ditempat kalian~ aku akan mulai mengabsen “

.

.

Kyuhyun menatap bangga Cho Minhyun yang tengah berdiri didepan kelas dan membacakan karangannya tentang keluarganya. Benar-benar karya yang bagus, hingga membuat semua orang yang mendengarnya melakukan standing uplauss saat ia selesai membacakannya. Tak hanya itu, tak Kyuhyun sangka ternyata Minhyun juga ahli dalam matematika dan bahasa inggris. Sangat berbeda dengn sang eomma yang lambat dalam pelajaran matematika.

“ Aigoo~ anak eomma hebat sekaliiiii~” puji Sooyoung sambil memeluk Minhyun saat acara selesai. Sekarang mereka tengah bersiap pulang menuju rumah.

“ Aigoo, eomma Hyun memang pintal, makanya eomma contoh Hyun, nee? Benalkan appa?”

Kyuhyun yang mendengarnya hanya bisa tertawa mendengar kepolosan sang anak yang sangat disetujui olehnya.

“ Husst, Hyunnie,,, ahniya eomma itu pintar, nee~”

“ Got-ji-mal” eja Minhyun

“ nee,, benar. Orang pintar tak akan mengulang ujian matematika hingga 9 kali baby” goda Kyuhyun yang malah membuat Sooyoung bête mendengarnya.

“ Arraso! Kita pulang sekarang, aku lelah”

“ Eomma malah cama Minhyun? “ Tanya Minhyun sedikit merasa bersalah saat menangkap mood sooyoung yang tiba-tiba memburuk

“ Ahni baby Eomma tak marah padamu, kkaja, kita pulang nee? Eomma lapar, rasanya ingin makan 3 mangkuk ramen”

“ huft, Nee kkaja Baby eommamu memang selalu kelaparan setiap jamnya “ ledek Kyuhyun yang langsung mendapatkan deathglare dari Sooyoung. Minyun yang melihatnya hanya bisa terkekeh kecil. Ah, sang appa memang sangat perhatian dengan sang eomma bukan?

“ eomma, eomma…” panggil Minhyun sambil merentangkan tangannya menuju Sooyoung “ gendong…”

“ Aigoo… aak Eomma manja nee? Kkaja”

 

nae sarangi negero ga, sumgyeowatdeon naui gieok soge’

Kyuhyun menghentikan langkahnya saat mendengar dering ponselnya, ia merogoh kantungnya dan menaikan alisnya bingung saat melihat nama Changmin tertera disana.

 

(KH POV: apa yang terjadi? Tumben sekali Changmin menelponku)

 

“ Kyu… Ppalliwa “ panggil Sooyoung yang sudah berada beberapa langkah didepan Kyuhyun.

“ duluan, Changmin menelponku “ ucapnya, ia membuka flip ponselnya “ Nee, Changmin-ah, waeyo”

“ Hyung… aku perlu bicara denganmu”

“ Bicara? Ada apa? Apa ada hal yang penting?”

“ Nee… Apa kita bisa bertemu? Ini masalah Minhyun Hyung…”

“ Minhyun?” kyuhyun menaikan alisnya bingung saat nama Mnhyun terdengar di telinganya “ apa yan terjadi?”

“ Aku menemukan orang tua kandung Minhyun, Ahni… namanya, Jung Yoogeun”

*****

Malam yang tenang menyelimuti kediaman Cho Kyuhyun, Kyuhyun hanya menatap barisan bintang yang bersinar diatas langit ditemani dengan secangkir capucino hangat. Di benaknya masih mengalir semua perkataan Changmin tadi siang. Yah, sing tadi setelah menerima telpon dari Changmin, Kyuhyun langsung mengantar Sooyoung dan Minhyun pulang dan menemui Changmin di café dekat kantor Changmin. Red River Café.

 

[Flashback]

“ apa maksudmu tentang ucapanmu tadi?” ucap Kyuhyun langsung setelah ia melihat Changmin yang tengah duduk tenang menunggu kedatangannya

“ duduklah dulu Hyung, “

“ Ya! Shim Changmin”

“ Mereka atasanku Hyung “

“ Mwo?”

“ Keluarga Jung, orang tua Minhyun, mereka atasanku dikantor “

Kyuhyun menarik napasnya tenang, ia berjalan pelan menuju kursi kosong di hadapannya dan duduk berhadapan tepat dengan Changmin.

“ jadi kenapa kau tahu mereka keluarga kandung Minhyun?”

“ aku tengah mengantarkan proposal kekediaman Jung kemarin malam dan aku melihat foto keluarga mereka dan saat itu aku melihat Minhyun “

“ apa kau yakin?”

“ Nee…”

“ lalu apa yang kau katakan pada mereka?”

“ Aku mengatakan aku tahu dimana Minhyun…”

Keheningan menyergap tiba-tiba diantara mereka berdua, Kyuhyun hanya dapan menatap Changmin datar dan menghela nafasnya. Ia bangkit dari duduknya dan menatap Changmin.

“ Kau tak berhak seperti itu Changmin, Minhyun anakku sekarang. Tak akan kubiarkan ia berada jauh dari ku” ucapnya sambil melangkahkan kakinya pergi menjauhi café tersebut

“ HYUNG! Kau tak bisa seperti itu, biar bagaimanapun mereka orang tua kandung Minhyun. Dan Minhyun harus tahu hal itu” ucap Changmini cepat.

“ mereka memang harus tau, tapi tidak membawa Minhyun. Lagi pula, apa yang mereka lakukan, ck… mencarinya setelah beberapa tahun berlalu? Sungguh tak masuk akal.”

“ Semua ada alasannya Hyung, “

“ Alasan apapun tak akan aku mengerti, mereka meninggalkan anak mereka Min. Aku tak bisa mentolelir hal itu. Sudahlah, aku pulang. Sooyoung dan Minhyun menungguku dirumah”

 

(CM POV: Otte? Ini akan sulit. Biar bagaimanapun Minhyun memang sudah sangat melekat pada kami)

 

[Flashback End]

 

‘ Eomma… Eomma mau kemana?’

‘ Eomma tak bisa tinggal disini lagi Kyu, ‘

‘ eomma mau meninggalkanku?’

‘ Ahni, eomma akan menemuimu suatu saat Kyu. Sudah yah eomma pergi dulu’

‘ Eomma!’

‘ hiduplah dengan Appa Kyuhyun. Kau harus mandiri’

‘ Eomma tak menyayangiku… kenapa eomma pergi’

‘Mianhae…’

 

 

“ Kyu… “

Hanya sebuah suara membangunkan Kyuhyun dari lamunannya dengan kejadian beberapa tahun silam. Ia menolehkan kepalanya dan melihat Sooyoung berdiri tak jauh darinya. Kyuhyun tersenyum melihat gadis itu menggenakan piyama baby bluenya dengan selimut yang menangir dipundaknya. Kyeopta. Hanya itu yang bisa Kyuhyun pikirkan.

“ Kau belum tidur? Kemarilah ‘’

Sooyoung menganggukan kepalanya dan berjalan dan duduk disebelah Kyuhyun. Ikut menatap tebaran bintang dilangit malam. hanya mereka berdua yang duduk di depan ruang tengah yang langsung dapat melihat pemandangan luar disana, meninggalkan Minhyun yang tengah tertidur pulas dikamarnya.

“ Kau tidak tidur Kyu?”

“ Hn… aku belum mengantuk. Kau sendiri?”

“ aku terbangun, “

“ Tidurlah lagi…”

Sooyoung mengelengkan kepalanya pelan,

“ Aku tidak mengantuk… Kau tidurlah, bukankah besok kau harus mengajar?”

“ dan kau harus sekolah”ucap Kyuhyun sambil terkekeh kecil, diacaknya pelan rambut Sooyoung yang langsung mendapatkan deathglare indah dari sang pemilik rambut. Sangat tak suka jika rambutnya dirusakan.

“ Don’t do that!” ucapnya cepat

“ Ahahaha… Nee, Mianhae “ ucap Kyuhyun dan kembali menatap langit luas

“ Kyu”

“ Em?”

“ Aku bermimpi buruk”

“ Kau mimpi apa?’

“ Hyunnie, Pergi… “

 

Kyuhyun sedikit tercekat saat mendengar dua kata yang meluncur mulus dari mulut gadis itu. Tak percaya dengan apa yang ia dengar. Hey, bahkan Sooyoungpun sampai bermimpi seperti itu. Pikirnya.

 

“ Aku takut”

“ It’s just a dream Youngie, Forget it. Oke? “

 

Sooyoung menggelengkan kepalanya, ia menatap Kyuhyun sedikit lirih.

“ semua pasti terjadi… cepat atau lambat”

“ jangan pikirkan itu, kau hanya bermimpi “

“ tapi Kyu, apa kau merasakannya? “

“ mwo? “

“ entah kenapa semakin hari aku semakin takut jika Minhyun akan pergi dari sini “

“ jangan berfikir seperti itu nona Choi, “

“ aku takut Kyu, biar bagaimanapun ia bukan anak kita “

“ Kau hanya bermimpi buruk Sooyoungie, nee… belive me, Minhyun akan bersama dengan kita. Selamanya “ ucap Kyuhyun walaupun sedikit tercekat. Dilihatnya wajah Sooyoung, wajah yang terlihat sedikit pucat. Ah mungkin terlalu berpikir keras dengan mimpinya, well… bagaimanapun Soyoung dan dirinya sudah sangat menyayangi anak itu. Beberapa tahun mereka lalui bersama hingga Sooyoung memutuskan akan tinggal dirumah Kyuhyun dan pulang setiap hari libur ditiap bulannya. Saking tak inginnya jauh dari Minhyun.

Tak menyadari sebulir air mata yang mulai turun dari matanya. Ia menatap Kyuhyun takut.

 

“ Husst, jangan takut nee… ‘’

“ Aku tak mau Minhyun kembali Kyu, aku tak ingin berpisah dengannya. Anakku, Anak kita. Our baby “  racaunya kacau. Kyuhyun hanya tersenyum simpul, menarik tubuh Sooyoung mendekat kearahnya, menegelus rambutnya lembut dan mengecupnya pelas. Wangi kental vanilla langsung tercium pekat didekatnya. Wangi Sooyoung, wangi yang tenang.

“ Lupakan mimpi burukmu Nee… itu hanya mimpi, “

.

.

TBC

 

WELL!!!

LONG TIME NO SEE MA LOVELY AFICTERS~~~

OTTE?

Mana nih semuanya? Huhu

FF ane ga laku yah? Ayo yang baca komennya yah saya tunggu. Yang mau ngeflame juga dipersilakan.

Oya, ini FF diperkirakan 2/3 Chapter lagi bakal tamat dan, well… end chapter aku protect yah jadinya ayo semuanya, anak anak ang baik… komennya aku tunggu yah 😛

 

Baiklah, segitu saja. Haku undur diri dulu… Annyeong Bye~

 

Best Regards…

Haku R – Shim EunSoo

Iklan

13 responses

  1. pavita

    Hiks hiks (˘̩̩̩_˘̩̩̩) kasian kyuyoung 😦
    Jangan pisahin kyuyoung dri Minhyun
    Hiks hiks

    Ceritanya semakin bagus author aku suka n,n
    Good luck

    Mei 12, 2012 pukul 4:23 am

  2. mkin seru crtanya………
    jdi mkin pnsran…….

    Mei 8, 2012 pukul 3:50 am

  3. ngerasa sedih jg klo soo sedih gitu. kasian kyuyoung yg selama ini udh ngerawat minhyun & tiba2 malah akan berpisah. semoga ada jln keluar yg baik

    April 25, 2012 pukul 3:15 pm

  4. Aaa… Kyuppa lembut banget.
    Chingu, jaejong itu cewe ya di sini? Ohh…jadi yunho dan jaejong adalah orang tua minhyun, wahh… Apa alasan mereka meninggalkan minhyun di depan rumah kyuppa? Penasaran!

    Februari 13, 2012 pukul 9:41 am

  5. kalo minhyun di ambil beneran gmana??

    sedih aku..
    padahal menurutku mereka pantes ngerawat minhyun..

    nice ff

    Februari 8, 2012 pukul 9:02 am

  6. ab22

    Uwwwaaa so sweet
    walau agak bingung krn ga bisa bca yg ke 7 lgsg maen lompat aja tp seruuuu

    Januari 3, 2012 pukul 10:18 pm

  7. wahhh…
    aku telat….
    gmn tuh nasibnya kalo ditinggal minhyun…

    Januari 2, 2012 pukul 5:00 am

  8. Wi.IkKyuINi

    Wahh long time no see… Q bru bka” dn eh trnyata nemu kelanjutan Kyuyoung..
    Uri baby hyun ank sipa sh pintr bngtz..
    Wah orng tua kandung baby hyun dah coming son(?) gman nie, aknkh terpish dgn appa dn eummax(a.k.a KyuYoung)…penasarn

    November 26, 2011 pukul 4:04 pm

  9. huuaaa .. T^T
    jangan pisahkan minhyun dgn kyuyoung 😥 #sarap #plaakk

    November 21, 2011 pukul 2:13 am

  10. Telat baca.. Ahh chapter ini bagus banyak moment bertiganya keluarga kecil kyuyoung.. Anni minhyun’a jangan diambil dr kyuyoung dong..

    November 13, 2011 pukul 12:44 am

  11. kyusoowon

    lama bener chingu aku nunggu lanjutan’a…kasihan kyuyoung karna sebentar lg mereka akan pisah sama minhyun….omo soo bilang kalo minhyun iyu anak mereka dan ga mau pisah sama minhyun ya iyalah kyuyoung dah ngerawat hyunie bertahun2 sampe soo tinggal di tempat kyu….kyuyoung kalian cepat nikah aja trus adopsi minhyun…nanti gimana tuh minhyun kalo ketemu sama orang tua kandung’a….lanjutkan chingu jangan lama2 ya….

    November 11, 2011 pukul 5:05 pm

  12. wahh.. Aku telat aku telatt .
    Mau komen ap iy?
    Komenny di part selnjutny aja iy eon . Kn udh keluar tuh .
    Disini ninggal jejak doang, kekeke~

    November 11, 2011 pukul 1:49 pm

  13. huaaa sedih jangan sampe minhyun diambil 😦 kasian kyuyoung 😦
    Daebak chingu 😀
    Lanjut yaa

    November 11, 2011 pukul 9:42 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s