Just another Fanfiction For You – ♥ 당신을 사랑합니다 모두 ♥

Posts tagged “Lee Tae Min

After Life~ 4


 

Staring cast :

  • Lee jin ki as lee jinki/Xavier Zync
  • Kim ki bum as Kim Ki Bum/ Selena Regnerad
  • Lee Taemin as lee Taemin/ Carlos Laurent
  • Cho kyuhyun as Kyuhyun/ Sixth Vender
  • Choi Sooyoung as Sooyoung/ Serenity Granzhesta
  • Im Jin Ah as Nana

Guest Star    :

  • Choi Minho As Minho/Myrthya Krezenska
  • Hwang Mi Young As Tiffany

 

❤❤❤ ♫♫♫            After Life ♫♫♫❤❤❤

Tanggal 24 agustus ’79, kota Pompeii italia. Berpenduduk 20.000 orang, kacau balau karena meletusnya gunung Vesuvius. Ditengah dasyatnya hujan api diantara orang yang berlarian, ada sepasang suami istri degan ikatan yang kuat.

“ Xavier kau betul betul ingin pergi dalam kegelapan ini?” ucap selena

“ maaf selena sebagai pengabdi keluarga granzhesta aku harus menyelamatkan mereka. Kau pergilah ke pelabuhan secepatnya”

“  tidak aku akan disini “

“ aku mungkin tak akan kembali “ sahut Xavier ketus

“ kalau begitu “ ucapnya “ aku juga tak akan berada sedetik lebih lama didunia ini tanpamu, kalau kau ingin aku hidup kembalilah Xavier “

“ selena.. “

“ aku hidup hanya demi kau, itulah alasannya aku hidup disini”

“ selena… aku pasti akan kembali “

(lebih…)

Iklan

After Life~ 3


Staring cast     :

  • Lee jin ki as lee jinki/Xavier Zync
  • Kim ki bum as Kim Ki Bum/ Selena Regnerad
  • Lee Taemin as lee Taemin/ Carlos Laurent
  • Cho kyuhyun as Kyuhyun/ Sixth Vender
  • Choi Sooyoung as Sooyoung/ Serenity Granzhesta
  • Im Jin Ah as Nana

❤❤❤ ♫♫♫        After Life ♫♫♫❤❤❤

“ untuk apa kau ada disini Xavier? “ ucapnya dingin

“ Sixth, aku juga akan membantu “

“ huh! Apa kau bisa meninggalkan istrimu itu? “

“ a..aku “

“ jika kau bimbang kembalilah dan jangan tunjukan wajahmu lagi, Xavier. Aku tak membutuhkan seorang pengecut “

“ SIXTH “ seseorang memanggilnya, itu carlos apa yang ia lakukan? “ nona Serenity, ia meninggalkan puri dan memakai perlengkapan perang “

“ apa yang ia pikirkan” ucap sixth segera mungkin ia kembali berlari menuju istana. Aku merasakan bumi bergoncang dan hujan batu mulai turun sedikit demi sedikit. Perasaanku sesak. Selena apa yang harus kulakukan? Kau sendirian disana. Aku melihat sekelilingku sekarang, langit berubah menjadi hitam semua orang berlarian, dimana selena? Aku tak melihatnya.

Aku kembali teringat perkataannya “ Xavier, aku berjanji akan selalu menunggumu disini “ ia masih didalam rumah??? Pikiranku kaau, ditengah panasnya suhu yang mulai meningkat aku berlari menuju jalan pulang, melewati semua orang yang berlari berlawanan arah denganku.

“ Apa yang kau lakukan ?” ucap Sixth

“ Selena, ia masih didalam rumah “ ucapku, tanpa kusadari saaking paniknya aku berpikir tentangnya aku malah meneteskan air mataku. Bisa kulihat pandangan mengejek Sixth dari sudut matanya. Pria ini, Sixth dia—

“ kau sampah Xavier, sekarang kau baru mencarinya “ ia berdiri dihadapanku sekarang dan tak memberiku celah untuk keluar dari tempat ini.

“ minggir Sixth “ ucapku, aku mendorong tubuhnya kuat kuat namun ia tak bergeming sedikitpun.

“ kau sudah terlambat Xavier “ ucapnya lemah, debu beserta bebatuan panas turun semakin banyak dan dalam rentang waktu yang sangat cepat. Tanah semakin bergoyang, aku kehilangan keseimbanganku dan aku terjatuh. Menatap Sixth, ia menatapku dengan pandangan yang bar pertama kali kulihat

“ Sixth, bagaimana jika kau ada diposisiku? Nona serenity menunggumu disana sendirian, dalam kegelapan,ketakutan dan hawa kematian yang mengecam? Apa yang akan kau lakukan sixth? “

Ia menatapku tegas, kulihat tangannya sedikit menyusup kedalam jubahnya yang panjang (?). aku bisa melihat sinar keperakan dari hadapanku, ia mencabut pedangnya dan menyodorkannya padaku?

“ Lawan aku “

“ disaat seperti ini kau masih? “ ucapku.

“ Lawan aku atau kau akan mati sia-sia “

“ Sixth,kumohon. Biarkan aku lewat, jika aku mati setidaknya aku ingin bersama Selena diakhir hidupku. Ia, menungguku sekarang “

“ tidak sebelum kau mengalahkanku “

❤❤❤ ♫♫♫        After Life ♫♫♫❤❤❤

Jin Ki POV

Ia benar benar Sixth, pandangan matanya tetap sama walaupun jaman sudah berubah. Sixth, yah dia seniorku yang sangat kubanggakan sekaligus rivalku, aku sungguh bercita-cita ingin mengalahkannya, namun sampai saat itu aku tak isa mengalahkannya. Sekarang kami bertemu kembali, aku senang akan hal ini. Namun apa maksudnya aku tak boleh mengatakan apa-apa tentang masa lalu kepad Serenity. Toh ia juga ingat semuanya. Kenapa Sixth begitu kerasnya mengatakan hal itu, kenapa ia tak mau serenity mengingatnya dengan sempurna? Segitu bencinyakah ia pada kami dan masa lalu kami. Dan lagi kenapa tiba-tiba saja ada seorng yeoja yang sangat mirip dengan selena. Hanya saja aku tak bisa merasakan kehadiran selena disana.

Aku begitu terlarut pada pikiranku, kulihat jam dinding. Jam 7 malam dan aku lapar. Secepat kilat aku turun dan menuju dapur,baru saja aku mau menyalakan kompor petir menyambar dengan kencangnya hingga aku bisa merasana sedikit getaran disekitarku, petir kembali menyambar untuk kedua kalinya dan tiba-tiba lampu padam bersamaan dengan teriak yang bisa kudengar dari atas. Astaga, Selena. Aku mencari korek didekatku dan kunyalakan lilin,secepat mungkin aku berlari menuju kamarnya. Membukanya, kulihat ia penuh dengan keringat dingin dan ia tengah meringkuk disudut kamar. Aku berjalan mendekatinya, ia menatapku dengan pandangan yang penuh dengan ketakutan. Ia menggigil.

“ PERGI, JAUH JAUH DARI KU “ teriaknya

“ Selena, ada apa? “

“ JAUH JAUH, PERGI JANGAN MENDEKAT PADAKU. PANAS “ ia terus berteriak sambil melihat lilin ditanganku yang masih menyala terang benderang. Aku sadar dengan pandangannya yang terpaku pada benda yang kubawa ini,untuk mengetesnya aku mengarahkan lilin itu mendekat padanya dan ia berteriak histeris lalu aku menjauhkan lilin itu darinya dan ia sedikit lebih tenang. Keringat dingin sudah bena benar membanjiri tubuhnya dan mukanya yang begitu pucat.

Aku meniup lilin itu hingga api menghilang dari sana, dan aku memeluk Selena dihadapanku.

“ Mianhae “

Aku ingat, Selena terkurung didalam rumah iu tanpa bisa berbuat apa-apa. Menungguku kembali, ia berjanji. Seandainya janji itu tak pernah ada. Ia tak akan terkurung disana dan mati dalam kesendirian. Aku tau saat itu, saat gunung itu memuntahkan segala isinya, ia begitu ketakutan namun aku tetap pergi dari rumah itu, ia hanya tersenyum tulus saat itu, aku begit bodoh tak menyadari kalau ia begitu takut, ia sendirian ditengah panasnya suhu saat itu, ditengah kecaman kematian yang begiu kuat. Aku memeluknya semakin erat, dan ia membalas pelukanku. OMO!!!

“ mianhae selena “

“ Xavier “ sekilas aku mendengar ia menggumamkan namaku, aku melepaskan pelukanku dan menatap wajahnya dan ternyata ia sudah kembali tertidur.

‘Xavier?’ dia menggumamkan namaku bukan barusan?

Aku menggendongnya dan membaringkannya lembut diatas kasurnya, aku mengambil selimut dan menyelimutinya, wajahnya begitu tenang sekarang. Aku berjalan menjauh namun kusadari tanganku tertahan, selena menggenggam tanganku erat. Aku tersenyum dan memilih duduk disebelahnya, menjaganya dihari badai ini, aku kembali merasa bersalah atas apa yang telah terjadi di masa lalu. Tak seharusnya aku meningalkannya, nee, jeongmal mianhae Selena-ah.

Pagi hari—

Ki Bum POV

Aku terbangun pagi ini dengan kepalaku yang sedikit terasa berat nemun entah kenapa aku begitu tenang. Aku melihat kesekelilingku. Gelap? Apa lampu masih belum menyala. Aku ingat lampu padam dan Jinki hyung—dia? Aku segera turun dari kasurku dan kulihat hyung tertidur disana dengan tenang. Astaga jadi ia menjagaku? Entah kenapa aku tersenyum melihatnya, dan sesosok bayangan langsung muncul seketika dalam pikiranku. Seorang pemuda tengah berdiri dengan senyumannya diatas bukit yang penuh dengan ilalang tinggi (?). ia tersenyum hangat dan aku menghampirinya, wajahnya tak terlihat namun entah kenapa aku merasa aku sangat dekat dengannya dari dulu dan sekarang. Kami memiliki ikatan yang kuat. Itu yang kupikirkan.

“ selena “ sebuah suara mengisi relungku. Aku hanya tersenyum kecut dan bergegas keluar dari dalam kamar ini, perutku la[ar dan aku ingat aku memang belum makan dari kemarin.

“ Selena? Kau sudah bangun? “ ucap hyung. Aku melihatnya mengucek matanya, astaga entah kenapa aku merasakan waktu sedikit berhenti

Ia berjalan kearahku. Bagaimana ini? Dan—

“ BRAKKK ” aku mendorongnya keras hingga ia nyungsup keatas kasur (*untung kasur).

“ Wae” ucapnya “ padahal semalam kau tak membiarkan aku pergi dari sisimu, selena my chagiya yang cantik~”

“ ya! Hyung kau ini benar-benar gila? “ hancur deh sudah image kerenmu yang sudah sedikit mengisi kejelekanmu dan mmembuatku sedikit berubah pikiran tentangmu. Huh!

❤❤❤ ♫♫♫        After Life ♫♫♫❤❤❤

Dirumah kediaman Choi

“ eonni bagaimana dengan baju yang ini? “ Tanya Nana pada kakaknya yang sekarang tengah duduk tertegun melihat keluar, ia hanya meghembuskan napasnya dan berjalan mendekat pada kakaknya itu dan memeluknya dari belakang “ eonni “ ucap Nana lembut dan kakanya hanya menyentuhkan tangannya diatas tangan nana dan mengelusnya lembut.

Dari luar, seorang pemuda bisa melihat kedua saudari itu tengah berpelukan. Ia melihat yeoja yang selama ini mejadi mejikannya itu, ia bisa merasakan sinar kehidupannya sedikit menghilang. Ia, yeoja itu sudah tak seceria dan enerjik seperti dulu lagi. Seandainya kecelakaan itu dan namja jelmaan Xavier itu tak muncul. Dia tak akan menjadi seperti ini. Sorot matanya begitu kosong.

“ Nona, sudah saatnya anda makan. Aku akan meyuruh pelayan membawakan makananya untukmu atau bagaimana? “ tanyaku, ia melihat kearahku dan menatapku.

“ nee, tidak usah, biar aku yang turun” sahutnya. Bahkan aku tak bisa melihat cahaya dari dalam matanya yang dulu bersinar itu. “ nana, ayo kita makan “

“ nee, eonnie “ ucap Nana lemah. Rupanya ia belum terbiasa saat kakaknya itu mulai memanggilnya dengan nama aslinya, bukan dengan nama Selena lagi. Sekarang mereka berjalan melewati Namja itu, namja itu hanya bisa melihat majikannya lelah dari balik punggungnya.

“ pada akhirnya aku memang akan selalu menjadi bawahanmu saja “ ucapnya

❤❤❤ ♫♫♫        After Life ♫♫♫❤❤❤

Author POV

“ eonnie bagaimana jika kita sedikit berjalan jalan hari ini? “

“ kau mau pergi kemana?”

“ aku ingin membeli beberapa perlengkapan sekolah dan teater. Team sekolahku akan bergabung dengan sekolah lain bulan depan karena itu aku harus mempersiapkan semuanya. Kau mau mengantarkanku eon? Atau bolehkah Kyu oppa yang mengantar? Kau juga belum sehat aku takut kau kenapa kenapa “

“ begitu yah “ ucapnya “ hum baiklah” ia kini memandang mencari sosok namja yang barusan adiknya sebutkan, jauh dilubuk hatinya soo sadar kalau adiknya itu memang sejak awal ingin bersama dengan Kyuhyun. I tahu, sudah sedah bertahun-tahun yang lalu adiknya itu menyukai namja itu. Ia kini hanya tersenyum pada adiknya yang memasang wajah seakan berkata ‘apa eonni? Kau setuju?’

“ jadi eon? “

“ aku akan meminta Kyuhyun untuk mengantarmu, kau lihat ia dimana? “

“ Molla “ geleng Nana dan Sooyoung hanya tersenyum kembali. Setelah menyelesaikan sarapannya Sooyoung bangun dari tempatnya dan mencari Kyuhyun. Ia tak berada dirumah saat soo mencarinya. Dan hanya ada satu tempat yang akan ia kunjungi jika ia tak bisa menemukannya. Soo berjalan kekamarnya dan megganti bajunya. Ia memakai orangenya dan mengambil topinya, lalu ia berjalan meuju sebuah taman. Taman yang sudah ditutup bertahun tahun lalu. Walaupun taman ini ditutup sooyoung tetap suka datang kesana. Karena, taman itulah tempat pertama kali ia bertemu dengan Kyuhyun. Disaat umurnya 5tahun. Ia dan kyuhyun berbeda dua tahun saat itu kyuhyun yang berumur 7 tahun memangilnya dengan nama Serenity, dan sekarang ia tahu alasan seorang Kyuhyun memanggilnya dengan nama Serenity. Dan ia tahu, ternyata dari dulu kyuhyun selalu ada disisinya hanya karena sebuah tugas sebagai penjaga saja, bukan ada maksdu lain.

“  Sixth “ panggilnya

“ kenapa kau ada disini? “

“ kau keluar tak memberitahuku “

“ maaf “

“ nee, gwenchana, ah bisakah kau menemani Nana? Ia ingin kau menemaninya untuk mencari barang barang perlengkapan untuk teater “ ucapnya.

“ kenapa tidak denganmu ? “

“ aku mau saja tapi kelihatannya ia lebih menyukai jika kau yang mengantarnya Sixth, karena itu tolong—“

“ Aku pengawalmu bukan pengawalnya, dan satu hal lagi namaku Kyuhyun, Cho Kyuhyun bukan Sixth? “

“ Sixth? Kau yang ingin aku memanggilmu begitu bukan? “ ucap sooyoung, Kyuhyun memandangnya tajam. Yah memang dulu ia ingin gadis itu mengingatnya lagi, mengingat masa lalunya. Namun sekarang kyuhyun benci ketika gadis itu mengucapkan nama itu.

Mugkin ini egois, kyuhyun memang ingin serenity kembali mengingatnya namun tidak sepenuhnya . kyuhyun ingin Serenity tetap melupakan kejadian sebelum mereka meninggal. Hanya saat itu.

[flashback Sixth Vender]

“ Sixth “ panggil carlos, ada apa sih. Apadahal aku sedang berhadapan dengan Xavier sekarang “ nona Serenity, ia meninggalkan puri dan memakai perlengkapan perang “

“ apa? “ aku yang mendengarnya segera mencarinya, tak perduli dengan Xavior sekarang. Huh, padahal aku ingin membuat sedikit perhitungan padanya.

Aku mencarinya, dan ia disana. Disebuah lapangan luas, ia menatap langit dan menangkupkan tangannya. Berdoa semua ini tak terjadi. Dasar bodoh, mana bisa hal itu terjadi.

“ Serenity, apa yang kau lakukan? “ ia menatapku

“ Sixth, aku berdoa pada dewa jupiter “ (*dimasa jaman Pompeii dulu mereka muja dewa dengan nama planet gitu, contohnya Aphrodite itu disana dilambangkan dengan venus*)

“ kita pergi dari sini, terlalu berbahaya disini “ ucapku, mengingat disini sangat dekat dengan gunung merapi itu. Aku menarik tangannya hingga ia berdiri dan berjalan tersaruk. Ia melepaskan tanganku dengan kasar dan berhenti berjalan.

“ biarkan aku disini Sixth “ ucapnya, aku menatapnya sekarang. Apa yang ia katakan? Ia ingin mati konyol. Setidaknya, jika bisa menyebrang dari pulau ini mereka bisa selamat, tapi apa kata gadis ini tadi? Ia ingin disini? Dia gila. Aku kembali berjalan kearahnya dan kembali menarik tangannya, tapi belum aku menyentuhnya ia sudah menjauh dariku dan berjalan membelakangiku lagi, ia berjalan menjauh.

“ Serenity, apa kau gila. Ayo pergi, jika kita melewati pulau ini kita akan selamat”

“ tidak sixth, biarkan aku disini. Jika memang aku harus mati, aku ingin mati ditanah kelahiranku, mengabdi hingga batas umurku “

“ Ya! Kumohon ayo cepat “

“ pergilah Sixth, menjauh dari sini. Selamatkan dirimu sendiri “

“ aku—“

“ jika kau tak keberatan ajaklah Selena,Xavier dan Carlos bersamamu “ ucapnya “ tugas terakhirmu dariku, setelah itu kau bebas “

TBC~

Nyangg~~ mian semuanya kalau ceritanya jadi rada ngelantur.

Maaf kalau ada yang ga senang dengan Castnya ataupun pairingan dalam FF ini. Tapi aku harap kalian akan menyukai hal ini. Dan hayo hayo bagi yang sudah baca dimohon

TINGGALKANLAH KOMEN KALIAN DISINI ^^

Yang baca tapi ga komen (*baca silent reader) kalian akan aku doakan berada disisinya dengan tenang (*loh? Ga bercanda).

Tapi, intinya yang ga komen itu tandanya kamu baca bacaan yang haram dan kalian ga menghargain FF yang sudah ditulis disini. Hehe, karena itu tolong dengan sangat sisipkan komen yah, Piissss ^^!

Gomawo,,,

Dan Mian kalau ceritanya aneh+jelek+kepanjangan


After Life~ 2

Staring cast     :

  • Lee jin ki as lee jinki/Xavier Zync
  • Kim ki bum as Kim Ki Bum/ Selena Regnerad
  • Lee Taemin as lee Taemin/ Carlos Laurent
  • Choi Minho as Minho/Myrthya Krezenska

other cast

  • Choi Soo young as Serenity
  • Cho Kyu Hyun as Sixth Vender
  • Im Jin Ah as Selena2/Nana

Aku Lee  Jinki, pemuda berumur 17 tahun yang sekarang hidup dijaman lain dari eraku berasal. Dikehidupanku sebelumnya aku adalah seorang ksatria perang bernama Xavier Zync. Aku memiliki seorang kekasih cantik bernama Selena dan kami terpisah karena bencana maut gunung berapi POMPEII.

“ Xavier, aku berjanji akan selalu menunggumu disini “ ucapannya masih terus terngiang ditelingaku. Ia masih menungguku hingga ia meninggal dan aku meninggalkannya. Aku berharap sekarang aku bisa bertemu dengannya lagi, setelah apa yang terjadi aku terlahir kembali dengan ingatan masa laluku. Dan karena itu aku yakin aku akan bertemu lagi dengannya, Selena~

Yap dan begitulah akhirnya aku berteu kembali dengannya. Haha!!! Aku menatap yeoja manis yan tengah tertidur dihadapanku. Sangan imut dan manis, wajahnya tegas, matanya sipit dan tajam, bibirnya tipis dan kulitnya begitu lembut. SELENA!!! Akhirnya kita bertemu, aku segera berjalan mendekat dan ingin memeluknya tapi saat itu ia membuka matanya perlahan dan menguceknya pelan. aigoo, sangat manis~  ah dia sekarang tersenyum dan berjalan  kearahku,

“ SELE—“

DUAKKK!!!

“ apa yang kau lakukan disini?????” teriaknya dengan tangan yang masih dikepal

“ selenaku, kau jadi kasar “ ucapku sambil memegang pipiku yang kena tonjoknya dan ia menatap mataku heran

“ aku KIM KI BUM “ ucapnya “bukan CELANA “ (?)

“ ehem, selena “

❤❤❤ ♫♫♫            After Life ♫♫♫❤❤❤

“ ada apa dengan wajahmu Jinki? ‘’ seorang yeoja berjalan mendekatiku dan memberikanku roti yang langsung kumakan

“ Hueee,,, “ tangisku “ Selena memukulku Carlos, hiks. Dia tumbuh menjadi yeoja yang sangat kuat “

“ hee? “

“ kau tak ingat dengannya? “

“ ah, Ki Bummie? Adiknya minho bukan? “

“ iya, hah lagi lagi ia menjadi kakaknya”ana?”

“ maksudmu? “

“ Carlos, ada waktu ayo kita pergi dengan selena. Seperti masa lalu”

Author POV

“ dimana ini? Apa yang kulakukan disini? selena?” lirih seorang yeoja diatas ranjangnya “ Sixt, Sixt!!!”

“ Sooyoung, ya! Gwencana? “ sahut seorang namja yang langsung berlari kedalam kamar dan mendapati seorang yeoja yang tengah meronta

“ Sixth, Mana Selena “

“ Selena? Nuguya? Sixth? Ya! Choi Sooyoung aku Cho Kyuhyun, Cho Kyuhyun Kau melupakanku? Apa ini karena keclakaan itu? “ tanyanya sambil menatap tubuh sooyoung yang menderita luka memar disana sini karena tabrakan kemarin.

“ Sixth, sakit “ jeritnya, kyuhyun menunduk kearahnya dan mengelus lembut pipinya

“ bertahanlah sooyoung, aku akan panggilkan dokter “

“ Sixth, Selena, aku harus bertemu dengannya “

“ apa maksudmu siapa selena? “

“ gadis kecilku, Sixth—bantu aku berdiri. Aku merasakan kehadirannya “ ucapnya “ bawa aku sekarang “

Kyuhyun berjalan mendekati gadis itu lagi dan menunduk sedikit, ia merentangkan tangannya dan mengangkatnya dengan lembut sekarang. Berjalan melewati pintu dan menuruni tangga. Dengan lembut ia berkata

“ kemana kita sekarang, nona? “

“ nde, kyu kesana “ ucapnya pelan. mereka melewati lorong kecil untuk bisa keluar, semua pelayan melihat kearah Kyuhyun dan berlari kehadapan kyuhyun beberapa berlari menutup pintu gerbang dan utama

“ KYUHYUN! MAU KAU BAWA KEMANA NONA BESAR?” teriak seorang yoja dan namja paruh baya, pelayan yang muda berjalan mendekat dan mencoba untuk menurunkan soo dari rengkulan kyuhyun namun kyuhyun berkelit

“ minggir “ ucapnya datar dan dingin

“ murikami, Saori biarkan aku kelar dengan Sixth ini perintahku “

“ keundae, Nona kau masih—“

“ minggirlah”

❤❤❤ ♫♫♫            After Life ♫♫♫❤❤❤

“ selena lihat ini kau suka yang mana? atau yang ini? Ini lucu “ ucap Jinki sambil mengambil beberapa potongan baju dan topi yang langsung memakaikannya pada Kibum. Taemin yang melihat hanya bisa tertawa geli melihatnya dan Kibum menekuk wajahnya dan melipat tangannya

“ GYAAA, apa apaan ini “ teriak Kibum sambil melepaskan semua pakaian yang dipakaikan oleh jinki “ aku tahu aku lebih muda darimu tapi bukan bearti aku jadi boneka “

“ Sele—na. hiks “

“ aigoo, jinki-ah jangan menangis” panik Taemin “ kibummie, gwenchaha, jinki hanya merasa senang bertemu dengan mu lagi karena itu ia jadi seperti ini. Mianhamnida “ ucapnya sambil memeluk jinki

“ huee, Carlos TT.TT “

“ ah, ahni ahni, bukan begitu taeminnie noona, ah baiklah aku suka yang ini aku ambil yang ini saja “ ucap kibum mengambil dress dan topi pink. Seketika wajah Jinki kembali tersenyum, ia melepaskan pelukan taemin dan memeluk Kibum

“ Selena,,,, akhirnya kau mau juga.. hiks “

“ ahhh, lepas “ ucap Kibum “ a..ayo kita bayar ini semua “

“ ah, iya ayo… “

Selesai membayar semua belanjaan yang dipilh dan senyuman Jinki yang tak berhenti mengembang diwajahnya akhirnya taemin mengajak mereka semua kesebuah restoran dan sekarang mereka tengah menikmati sundae dan latte yang mengisi perut mereka. Aha, tambahan dengan kentang dan hamburger.

“ Noona, gomawoyo “ sahut Kibum dengan smirknya yang membuatnya wanita mana saja mabuk kelepayangan. Haha

“ nee, makan yang banyak. Jinki-ah kau mau tambah? Jinki? “

“ ah, nde? Tak usah aku cukup dengan melihatnya makan saja “

“ Hee, Noona dia ini memang gila yah? “ dan taemin hanya membalas dengan senyumannya saja. Nasib punya temen cacat. Udah dipanggil carlos dan sekarang giliran bertemu dengan namja malah dpanggil selena. TT0TT

“ Selena—“ ucap lirih sebuah suara

“ sudah kukataka jangan panggil aku selena lagi Lee Jin—“ ucapnya terputus “ lho? “

“ ada apa? “ tnya Jinki yang asyik memakan burgernya

“ Selena—“

Kibum POV

“ selena—“ bukan Jinki yang memanggilku dengan nama itu, siapa yang memanggilku? Aku merasa ada kehadiran seseorang didekat kami karena aku melihat bayangan hitam yang terpantul dan Taemin noona yang sedikit melotot melihat kearah sebelahku, akhirnya aku mengikuti arah pandangnya dan kulihat seorang namja tinggi tengah berdiri disana. Apa ia yang memanggilku tadi? Aneh kenapa banyak sekali yang memanggilku selena sih

“ Sele—na “

“ ya? Anda siapa dan maaf aku bukan selena “ ucapku, aneh aku melihat namja itu lagi dan aku kagt saat namja itu berjongkok dan membiarkan seoang gadis berdiri. LHO???

“ Selena, bogoshipoyo “ ucapya sambil memelukku

Jin Ki POV

“ sele—na “ ucap seseorang, ada yang memanggil Selena selain diriku? Aih, dunia memang indah. Aku mengalihkan pandanganku dan sekarang melihat seorang yeoja yang tengah memeluk selena. Baru saja aku mau berteriak padanya namun ia sekarang beralih melihatku, Aigoo, ia kan..

“ Nona Serenity Granzhesta “ ucapku dan langsung membungkuk. Ia melihatku dan tersenyum

“ akhirnya aku menemukanmu juga, kau mengingatku? Xavier Zync”

“ tentu saja nona, aku—“

“ akhirnya ada yang tak mengataiku gila lagi, selana. Aku mencarimu kemana mana “

“ nona,anda juga ada disini—“

“ Jinki tapi dia siapa? “ ucap taemin sambil membisik. Kulihat Serenity nona melihat kearahnya dan membulatkan matanya

“ Carlos, kau juga “ ucapnya

“ soo-ya, ada apa ini, ini yang kau cari? “

“ SIXTH??? SIXTH VENDER???” teriakku kaget melihat seorang namja yang memanggil serenity dan aku kaget melihatnya disana. Sixth, ia ada disini, ia memang selalu setia dengan nona serenity.

“ aku cho kyuhyun “

“ sixth kau tak ingat? “ Tanyaku, aneh sekali ia benar benar sixth bukan?

“ Kakak—“ panggil seseorang. Seseorang mendekati kami dengan seragam sekolahnya. Rambutnya yan panjang tergerai.

“ Nana “ ucap Serenity, aku memandang wajah anak itu—dia,?

Mirip sekali dengan SELENA???? Apa ini? Ada 2 Selena?

❤❤❤ ♫♫♫            After Life ♫♫♫❤❤❤

“ kenapa kaka ada disini?”  Tanya yeoja itu

“ aku merasakan kehadiran selena “

“ kakak, aku selena. Kau memanggilku dari bayi selena “ ucap anak itu sedangkan aku hanya bisa melihat mereka dengan penuh kebingungan.

“ nah ia yang selena asli tuh “ unjuk ki bum. Ah, tidak yeoja ini bukan selena. Hanya mirip saja. Aku lebih merasakan kehadiran Selena pada diri kibum. Tapi kenapa mereka berdua sangat mirip (?) (*perhatian anggaplah nana mirip ama key). Ada apa ini sebenarnya

“ Nana, mianhae yo “ ucap Serenity “ kau tetap adikku yang kusayangi “

“ Nona, apa urusannya sudah selesai? “ Tanya sixth

“ kau pergi saja jika kau bosan disini “ ucapnya dan sixth segera keluar dan berjala menjauh. Ah~ aku harus bicara dengannya. Tak mungkin Sixth tak ingat dengan ini semua

“ Sixth” paggilku dan namja itu menoleh padaku

“ namaku yang sekarang Cho Kyuhyun anak muda “ ucapnya dingin

“ kau—ingat? “

“ tak mungkin aku melupakannya, dan sebaiknya kau lupakan semua kejadian masa lalu, Xavier “

“ Sixth, kau benar ingat? “

“ aku ingat segala hal, hanya saja aku tak bisa kembali menjadi Sixth Vender yang hidup di abad yang berbeda Xavier. Begitu juga denganmu, lupakanlah semuanya . “

“ kau igat tapi kenapa kau berkata aneh pada serenity? “

“ Karena aku tak ingin Ia mengingat semua hal tentang Pompeii “ sahutnya tajam “ dan kumohon, jangan ingatkan sooyoung dengan semua hal itu atau kau akan mati ditanganku untuk yang ke 2 kalinya “

TBC~

Nyang, mianhae tadinya niatnya mau tamatin di part ini tapi ternyata tak mungkin. Hiksss…

Dan bagi yang baca, tolong komen yah. Gomawo yeo ^^


~ My Lovely Detective ~ (3/3)

Final Stage ~

Soo jung POV

Banyak sekali yang sudah melihatnya, hampir setiap hari semua anak melihatnya.sebenarnya apa maksudnya hantu tu sih? Jika itu benar hantunya Taemin? Apa tujuannya?

“ ini dia, aku menang afrika 350000 “

“ ah licik kau aku sudah mengincarnya tahu “ ucap Chulyong pada sanghyun

“ lanjut apa yang kau pegang? “ Tanya Jin Ah

“ Ya! Kenapa jadi main monopoleee?”

“ agar lebih akrab “

“ biar syaraf kami tak lemah “

“ biar ada kerjaan “

“ Ya!!! Kalau begitu lebih baik selesaikan kasus ini saja!!!”

“ ah benar “ ucap sanghyun “ aku sudah menyimpulkan satu hal “

“ hah? Sincha, kau sudah menerka semua kejadian hal ini? Bagaimana itu hantunya taemin? “ tanyaku antusias

“ kita namakan klub ini ‘4th hours(?)’ “

“ ya!!! Apa maksudmu? “

“ apa kau mau menamakan klub ini ‘ namyeo generation’ ya?”

“ aku tak peduli !!!!”

Kalau begini terus aku khawatir bagaimana kelanjutan nantinya. Jadilah malam ini kami berempat berjalan menyusuri lorong dan mencari beberapa bukti lainnya.

“ nada nada sumbangnya belum keluar yah “ sahutku.

“ moo, moodnya seram sekali “ ucap Chulyong  getir

“ tenang kalian tidak perlu takut seperti itu, kalian bisa memegang kakiku jika tkut, ayo jangan memeluk lututmu “ ucap sanghyun sambil mngarahkan tangannya keaah dinding kosong

“ ia bicara pada udara????”

“ kalian?? Apa ia bicara dengan ROH??”

“ Lakukan dengan serius dong semuanya, taemin sshi pasti masih ada ang ingin ia lakukan didunia ini, makanya ia—“

“ membunyikan piano seperti ini? ?” ucap Jin Ah

“‘Ting,TINGGG,TINgg TROOT’”

“ GYYYYAYAAAA “ teriak semuanya an aku segera berlari keruang music.

“ ah, chulyong buka pintunya cepat “ ucapku, malklm sang petugas kunci itu dia.

“ kenapa disaat seperti ini harus aku yang membuka pintu? Aku belum ketemu Ueno Juri dan Erika toda tau!!”

“ ha,,habis hanya kau kau bisa buka pintu yang terkunci “

‘ceklek~”

Aku masuk kedalam ruang music, suara piano masih mengalun dengan aneh namun sanat terdengar sedih. Kulihat bayangan putih sedikit mengabur duduk disana. Ia melihat kearahku, wajah namja yang sangat tampan. Didekatnya sebuah patitur music tergeletak. Sanghyun meliht sebentar sebelum akhirnya ia kembali menyimak.

“ Tolong”

“ itu hantu beneran? “ bisik Chulyong

“ lagu apa yang ia mainkan?? “ sahut Sanghyun

“ aah, suaranya parau ga enak didengar “ ucap Jin Ah sambil menutup kupingnya

“ Lee, Lee taemin sshi kami ingin bertemu denganmu kami detektif 4th hours”

“ jangan ngomong yang aneh aneh don sanghyun “ pekik Chul Yong

“ hey meskipun kamu main disana kau tetap tak bisa hidup lagi loh, Taemin sshi? “ ucapku. Ia melihat kearahku lagi

“ tolong “ ucapnya dan ia menghilang

“ Ya!! Tunggu!!!”

“ sebentar? Tolong? “

“ dia mengucapkan sesuatu? “ Tanya Jin Ah

“ apa hubungannya dengan lagu kacau tadi? “ Tanya Chul yong

“ hum “ kulihat Sanghyun tengah berpikir “ aku mengerti “ ucapnya

“ eh? “

“ aku melihat sedikit partiturnya tadi sekilas. “ ia berjalan mengambil kapur dan menulis not not balok di tangga paranada papan tulis.

“ aku sudah merasa ada yang aneh dengan not tadi, ia tak memakai not so dan la “

“ apa maksudnya? Ga ada so dan la? “

“ not so dan la tak mungkin tak ada dalam satu paranada “

“ so dan la tak ada?”

“ so-la-no-nai?” ucapku cepat “ tempat yang tidak ada langitnya? Ruang klub fotografi yan sudh sangat tua disekolah ini, disana. Tempat yang tak ada matahari, ah, apa jika kita pergi kesana kita tahu semuanya? “

“ BINGGO!!! Kit a kesana “ taemin ssi tunggulah

“sini sini, jalannya kesini “ teriak Jin Ah

“ cepat “ kami berlari mencari ruangan tersebut. Namun pintu lagi lagi terkunci, dan chulyong langsung turun tangan

“ aku takut bagaimana jika muncul hantu mayat atau lainnya “ ucap Jin Ah

“ tenang aku ada disampingmu “ ucap Chulyong

“ apa yang ada disini sih “ ucapku sambil membuka pintu

SREEET~

“ kyaaa~!!!”

“ apa ini?”

“ hah. Kucing dan burung “ ucap jin ah

“ not lagu dan makanan binatang jad begitu yah? “ ucap Sanghyun

“ hah, jadi kata tolong itu untuk membebaskan mereka yah, selama hidupnya taemin selalu ditemani oleh mereka “ ucapku “ nah terbanglah, kau bebas “ aku berjalan membuka jendela dan burung kenari it terbang bersama kucing yang anehnya tak memakannya.

‘Syukurlah, meskipun aku sudah meninggal laguku akan tetap hidup seperti ini. Kalian penyelamatku, detektif’ ucap suara samar-samar

“ Akhirnya kasusnya selesai ~~~~” ucapku senang sambil merentangkan tanganku. Sanghyun tersenyum lembut. Ah~ aku baru sadar jika ia memang sangat hebat dan kurasa ia cukup tampan.

“ rasanya enak juga yah, aku jadi ingin benaran bekerja jadi detektif “ucap Chulyong

“ iya, menarik yah “ ucap Jin Ah

“ yah aku juga tak ada pekerjaan yang penting sih kalau begitu ayo kita bangun klub ini “ ucap sanghyun

“ ya! Aku kan belum bilang apa apa “

“ tapi kita ini—“ ucap Jin Ah

“ benar benar cocok sekali loh “ sambung Chulyong sambil tersenyum. Kualihkan pandanganku kearah sanghyun ia tersenyum sambil memandang langit yang mulai membiru dengan tenangnya

“ baiklah aku akan ikut kemanapun kau pergi, jung sujung. Miss 31 kali terlambat “

“ hah? Aku hanya 30 kali kok “

“ ini sudah pagi loh su jung dan kau sepertinya terlambat lagi “

“ YA!!! Kau benar “ aku segera berlari menuruni tangga dan berlari menuju kelas. Kulihat Seonhwan sensei sudah ada disana dengan tatapan tajamnya. Namun, alih alih ia marah marah ia malah tersenyum lembut dan membiarkan aku masuk dan mengikuti kelasnya.

Kelas berakhir dengan cepat, kasus yang selesai membuat kami mendpatkan ruangan klub dan hak aku klub yang ada. Aku segera berlari menuuju klub detektif dan menggeser pintu dengan kencang. Aaahhh, suasana yang indah!!!!

“ TESS TESS “ ucap seseorang, aku melihat keluar jendela. Dengan balon gas sanghyun dan 2 anggota yang lain tengah melemparkan selembaran “KLUB DETEKFTIF MIKIMAKI SUDAH TERBUKA LOH!!! JANGAN LUPA YAH DATANG SAAT KAU PUNYA MASALAH,SEPERTI APAPUN AKAN KAMI LAYANI “ teriak Sanghyun

“ Ya! Kalian bahaya!!!” ucap ku. Kulihat sanghyun hanya tersenyum dan kembali berbicara

“ JIKA KALIAN INGIN MENGETAHUI SUSUNAN ANGGOTANYA, AKU SEBAGAI KETUA PARK SANGHYUN, H AHNI PANGGIL SAJA CHEONDOONG (Thunder) KARENA AKU SEPERTI KILAT BEGITU LINCAH (?) ADA SEKERTARIS KAMI SEKALIGUS BENDAHARA IM JIN AH, PANGGIL SAJA NANA. BANG CHUL YONG, HUM PANGGIL SAJA MIR SEBAGAI AHLI TEKA TEKI DAN KUNCI KAMI, SERTA “ ia menghentikan kaliamatnya dan menatapku “ WAKILKU TERCINTA JUNG SOOJUNG, KALIAN BISA MEMANGGILNYA  KRYSTAL, KARENA IA MEMILIKI KECANTIKAN DAN ENERGI SEPERTI SEBUAH KRYSTAL. IA HANDAL LOH~”

“ ya! Park sanghyun sejak kapan kau mengganti namaku!!!” teriakku sambil melemparkan sepatuku yang langsung melesat kearah balon yang mereka naiki. Entah perasaanku atau apa, balon itu mengempes dan mereka bertiga oleng dan jatuh

“ GYAAA!!! SEMUNYA KALAU ADA MASALAH DATANG YAH 4th HOURS AKAN MEMBANTU KALIAN” teriak Jinah

“ YEOJA MANIS AYOLAH DATANG “

“ ANGGOTA BARU SELALU KAMI TERIMA “

“ OMO~ TEMAN TEMAN????” teriakku memanggil mereka yang sekarang tengah terjun bebas disana.

The end~~
ya, akhirnya tamat. Maaf kalau ceritanya aneh dang a nyambung yah Cuma buat have fun aja sih sebenarnya. Wkwkwk… sebenernya nih kisah udah tamat tapi mungkin aja nanti bakal aku buat FF yang staring castnya  mereka lagi dan jadi detektif lagi.hehe

Karena itu, semuanya komen yah, suka ga suka. Hehe

Gomawo~~~


~ My Lovely Detective ~ (2/3)

Staring cast

* Jung Soo Jung

* Park Sang Hyun

* Bang Chul yong

* Im Jin Ah

Author POV

“ GYYAAAA~” teriak sujung yang melihat sesuatu yang sesuatu yang berbentuk seperti es krim yang cone besar yang biasa dibeli di MCd sedanng bergoyang goyang tak jauh dari sebelah piano.

“ ng? “ sahut seseorang “ orang toh? Jangan membuat kaget dong “ sahutnya

“ MODEL RAMBUT MU YANG ANEH ITU LOH “ teriak Sujung “ sedang apa kau ditempat seperti ini? “

“ bukan Kamu tapi Jin Ah “ ucapnya sambil terus memainkan laptopnya. “ kamu sendiri sedang apa maboroshi san? “

“ bukan maboroshi, namaku Soo Jung, Jung Soo Jung, sedang apa kau disini? “

“ ruang music punya sambungan wifi yang bagus buat internetan “

Soo jong POV

Anak itu masih saja mengutak atik laptopnya aku sedikit penasaran jadi aku melihat apa yang sedang dilihatnya. Eh? Biodata Lee Taemin?

“ kau menyelidiki hantu ini yah “ sahut ku

“ lho? Soo jung juga tahu? “ sahutnya “ aku dimintai tolong oleh klub music untuk membantu mereka, soalnya aku menjual foto dan data lengkap setiap murid dengan harga 1000 won untuk yang mati sih 1500 won “

“ kau menjualnya? “

“ foto putih yang kukira Taemin sshi ini kujual 2000 won “ sahutnya sambil menunjukan sebuah foto yang berisi bayangan putih didepan piano

“ Gya~ kapan kau memotretnya?” sahutku “ ah, Jin Ah bagaimana jika kita bekerja sama memecahkan kasus ini? Jika kita berhasil aku akan membuat klub detektif disini “

“ detektif?” sahutnya menggebu gebu , aku bisa melihat bayangan hijau duit dimatanya. Dasar anak ini matanya berubah jadi Won.

“ kau sudah memeriksa semua ruangan?”

“ belum, aku hanya baru memeriksa sebagian. Ada satu ruangan yang tak bisa dibuka, klau detektif sungguhan pasti bisa membukanya dengan mudah yah. Memang mustahil “

“ tidak mustahil kok “ ucapnya santai

“ kau bisa membukanya? “

“’ ahni? Aku punya cara—“

“ jangan bilang pakai gergaji besi “

“ bukan itu cara kedua, ada langganan ku yang ahi kunci, sebentar mana yah? “ ucapnya terdiam sebentar. Selama ia terdiam ia menyimpulkan sebuah senyum “ ah itu dia “

“ heh? “ ucapnya epat saat itu aku mendengar deru suara semua yeoja yang berteriak dan saling berkejaran

“ YA JANGAN LARI, KAU MENGINTIP KAMAR GANTI CEWE YA!!! AMBL FOTONYA, JANGAN LARI “ smua yeoja berteriak dan aku melihat seorang namja tengah berlari menghindari kejaran semua yeoja dengan sebuah foto yang digigit olehnya “ KURANG AJAR TANGKAP IA “

“ yang tadi lewat itu namanya Bong Chulyong “

“ YANG ITU???”

“ halo Chul yong, maaf ganggu tapi ada cewe bernama SooJung yang ada perlu dengan—“

BRAKKK

“ Ada apa? “ saut seorang namja bernama Chul yong yang sudah peuh denga luka luka itu. Aigoo, cepat sekali larinya.

“ heh?”

“ kenalkan namaku Bong Chul yong orang bilang wajahku mirip dengan Lee hongki , ada perlu apa? Ini bukan pertama kalinya kita bertemu yah? Kita pasti pernah bertemu jauh sebelum kita dilahirkan sekarang “

“ Ya! Jangan mendekat, kunci, kau bisa membukanya?”

“ oh, serahkan padaku. Karena keseringan buka pintu kamar ganti aku udah handal dalam hal ini. (?) ‘ sahutnya sambil mengambil jepit rambut hitam “ lihat pintu hatimu saja sudah terbuka “

“ tidak perlu dibukaa” ucapku cepat

“ Chul yong hebat yah “ ucap Jin Ah girang

Akhirnya lama berpikir pintu pun terbuka dengan cepat.

“ Jin ah sebagai tanda terima kasih kamu bayar pakai data dan foto Victoria dari 3a saja yah “

“ apa katamu? Data milik Seon hwa sonsaengnim saja belum kau bayar “

“ ah tak ada petunjuk “ pikirku pelan dan membiarkan 2orang itu bersua “ tak ada tanda yang aneh “

“ DIAM KEPALA ICE CREAM “

“ ini bukan es krim tapi ular “ ucap Jin ah cepat

“ eeeh, berisik “ ucapku cepat

“ mian “

“ namamu Bong Chulyong kan, mau ikut masuk ke klub detektf ? “

“ ah, aku ini sibuk dengan para yeoja yeoja loh. Aku harus memotret mereka jadi maaf saja “

“ kalau kamu mau ikut aku akan memberikan koleksi foto Kim Hyun Ah dan SNSD “

“ kau  tahu aku adalah renkarnasi sherlck holmes loh, serahkan padaku “ ucapnya cepat

~~ My Lovely detective ~~

“ aahh telat lagi “ ucapku histeris masih dengn lari maratonku dan lompat pagarku. Aku berhasil melewati pagar itu, dan lagi lagi aku melihat namja yang sama tengah tertidur disana. “ sebenarnya apa yang ia lakukan disana dengan kue bola disana sih? “ aaah sudahlah aku sudah terlambat lebih baik cepat masuk kelas sebelum seonhwa sensei ngamuk.

“ hey tunggu barangmu ada yang jatuh “ aku menengok dan melihat sang namja tengah membuka note ku? “ Jung Soo Jung, detektif? “

“ Ya!!! Ini rahasia perusahaan tahu “

“ kasus tentang hantu ya “

“ kau tahu sesuatu tentang kasus itu?”

“ tidak aku baru ingat barusan kok “

“ hah, sudahlah kau sebaiknya cepat masuk ini sudah telat bukan? “

“ ak ini sedang mengasingkan diri, gara gara kau selalu berteriak aku terlambat aku jadi punya waktu luang untuk pergi “ sahutnya “ kau sudah 30 kali terlambat, 2 kali disuruh bersihin toilet, dan lari 30 keliling ya “

“ dari mana?”

“ hati hati terlambat untuk yang ke 31 kalinya hari senin “

“ kenapa kau bisa tahu? “

“ sekali melihat aku tak akan lupa “ sahutnya kembali.

Istirahat siang aku segera berlari mencari Jin Ah. Aku melihatnya sedang mengobrol dengan chul yong dan seorang namja aneh yang mengaku bisa melihat hantu, aih, entah kenapa aku melupakan hal itu aku malah mengambil laptop milik Jin Ah dan mengutak atiknya sampai aku melihat sebuah foto. ‘Park Sang Hyun’

“ aaaah” ucapku “ kelas 2B, park sang hyun “

“ ada apa dengan dia? “ Tanya Chulyong

“ aku pernah dengar tentangnya, namanya Sanghyun dia punya bakat istimewa loh. Jarang masuk kelas tapi selalu mendapatkan nilai 100 disetiap mata pelajaran. Ia punya kemampuan istimewa yaitu dapat menghapal dengan cepat. No handphone, catatan, kejadian atau apapun lainnya, keundae apa kemampuan seperti itu kita membutuhkannya? “ tnya Jin Ah

“ sebagai detektif aku kan mengajarinya, lagi pula namja itu harus masuk klub kita “ ucapku berapi api. Aku langsung berlari dan mencarinya, harus. Aku harus mengajaknya bergabung!!!! Ah itu dia, aku memanggilnya dan ia hanya mengatakan ia tak mau ikut berabung. Aku terus membuntutinya hingga kantin, namun ia masih tak tertarik ia malah bilang ia malah tertarik dengan Kue bola.

“ aah, si 30 kali terlambat “ ucapnya untuk ynag kesekian kalinya “ kalau aku masuk aku yang harus jadi ketuanya dan semuanya. Bagaimana? “

“ APA??? LUPAKAN AKU AKAN MENCARI ORANG LAIN “ teriakku ditengahtengah kantin disaat semua orang berteriak meminta belanjaannya. Dan kulihat ibu kantin menatapku marah karena ia melupakan apa yang sudah dipesan. Glek~

“ nona ada apa sih, aku lpa semuanya kan “ ucapnya

“ bagaimana ini, banyak yang akan dipesan. Ayo sebutkan dari awal “ desak mereka

“ sandwich daging 3 buah, hotdog 5, kue bola 10, kue salju 5, nastar 2, roti kare 3, 2 ham, 5 piscok. 10 es es-an, gorengan, nasi goring kimchi “ ucap Sanghyn cepat “ bibi sudah ingat pesanannya? “

“ Eh? Tolong katakan sekali lagi“

~~ My Lovely detective ~~

“ aahh, sanghyun sshi tunggu, kau boleh jadi pemimpin atau apa saja deh asalkan masuk klub ku “ ucapku lantang

“ baguslah aku masuk “ ucapnya semangat

“ yah aku kalah “ ucapku lemas. Dan begitulah akhirnya aku bisa mendapatkan 4anggota untuk sebuah klub detektif. Sekarang saatnya aku menyelesaikan semua kasus yng ada disekolah ini, Im Jin Ah seorang yang ahli computer dan handal mengambil data-data, Bang Chul yong sang ahli kunci, ditambah Park sanghyun yang punya ingatan kuat. Ah~ apakah ini semua akan berhasil???”

TBC~~~

Mian jika FFnya aneh, hehe

Bagi yang baca, harap tinggalkan komen ya.

Sankyuuu~

Gamsahamnida for all yang udah dateng ke blog ini ^^